Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJEMEN pengelolaan beras yang baik merupakan kunci untuk mengantisipasi krisis pangan di dalam negeri.
Demikian diungkapkan Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas secara virtual terkait Antisipasi Kebutuhan Bahan Pokok, Selasa (28/4).
Dalam kesempatan itu, Presiden meminta para menteri terkait untuk menghitung secara detil ketersediaan beras di seluruh Tanah Air.
"Tentu dengan memperhitungkan stok yang ada di masyarakat, di penggilingan, di gudang dan di Bulog," ujar Jokowi.
Baca juga: Presiden Akui 11 Provinsi Defisit Beras, 30 Provinsi Defisit Gula
Ia berharap, pada masa puncak panen raya yang jatuh April ini, produksi beras bisa mencapai 5,62 juta ton.
Perum Bulog pun diminta sigap untuk menyerap gabah petani dengan harga yang layak.
"Kita juga harus bersiap menghadapi kemungkinan kemarau panjang di 2020. Walaupun BMKG memprediksi tidak ada cuaca ekstrem tahun ini, kita tetap harus waspadai terutama yang berkaitan dengan ketersediaan beras nasional kita," tandasnya. (A-2)
ANGGOTA Komisi IV DPR RI Rina Saadah optimistis target swasembada pangan nasional pada 2029 dapat tercapai, didasari keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada beras pada 2025.
Defiyan menekankan bahwa status swasembada hanya bisa diakui secara objektif jika secara faktual tidak ada lagi impor beras yang dilakukan oleh BUMN PT Badan Urusan Logistik (Bulog).
Minyakita laku keras di Pasar Gedhe Klaten karena harga terjangkau Rp15.700/liter. Pedagang berharap pasokan ditambah guna penuhi permintaan warga.
Perum Bulog Wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat menggandeng mitra untuk membuka kios RPK guna mengatasi kelangkaan Minyakita.
Meski stok melimpah, Mentan menekankan bahwa pemerintah tetap waspada terhadap tantangan eksternal, terutama dampak fenomena El Nino.
Kementerian Pertanian menyebut stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai 4,5 juta ton sehingga ketahanan pangan nasional tetap terjaga.
Lonjakan harga energi sebagai dampak utama konflik telah mendorong kenaikan biaya logistik dan produksi pangan dunia.
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem pangan nasional melalui kerja sama ekonomi strategis dengan Tiongkok.
Nova menjelaskan bahwa stok komoditas utama seperti beras dan protein hewani telah dikunci untuk jangka menengah.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved