Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HINGGA akhir tahun 2019, realisasi penyaluran dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) telah mencapai Rp1,723 tnllun atau 101.36%.
Hal tersebut merupakan torehan sejarah baru sepanjang didirikannya LPDBKUMKM, bahwa target penyaluran dapat melampaui target.
Prestasi itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo saat menggelar konferensi pers akhir tahun 2019. di Gedung LPDB-KUMKM, Jakarta Selatan, Selasa (31/12).
Konferensi pers diadakan bersamaan dengan dilantiknya due orang pejabat Dewan Pengawas LPDB-KUMKM dari unsur Kementerian Koperasi dan UKM Pelantikan merupakan upaya penyegaran pejabat pengawas yang sifatnya normal menggantikan pejabat Dewan Pengawas sebelumnya.
Dengan pergantian pejabat Dewan Pengawas ini, pengelolaan LPDB-KUMKM dapat Iebih baik lagi, khususnya dalam menerapkan prinsip tata kelola yang baik (good governance), penerapan manajemen risiko (risk management), kepatuhan (compliance) terhadap aturan dan memperkuat sinergi terhadap program-program Kementerian Koperasi dan UKM.
Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Rully Indrawan, Ketua Dewan Pengawas LPDB-KUMKM Alexander Zulkarnain, para pejabat eEselon satu Kementerian Koperasi dan UKM serta jajaran direksi LPDB-KUMKM.
Sejak terlaksananya pelantikan Kabinet Indonesia Maju pada Pemerintahan Presiden Joko Widodo periode 2019-2024 yang lalu, Kementerian Koperasi dan UKM telah membenahi proses pembiayaan LPDB-KUMKM sepanjang tahun 2019.
Menapak tilas kinerja LPDBKUMKM di 2019 ini, LPDB-KUMKM telah menorehkan sejarah sejak lembaga ini berdiri, yakni berhasil melampaui target realisasi penyaluran dana bergulir yang ditargetkan bersama antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Kementerian Keuangan.
Direktur Utama LPDB-KUMKM Braman Setyo mengatakan, selain target penyaluran 2019 yang mencapai 101.36%, jumlah penerima dana bergulir pun telah melampaui target awal sebesar 7.500 penerima.
Saat ini telah mencapai 10.875 penerima dana bergulir. Terlebih, dana bergulir LPDB-KUMKM setidaknya juga telah mampu menyerap tenaga kerja hingga 1,85 juta orang di seluruh Indonesia. Diharapkan dengan kapasitas yang ada tersebut dapat mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara global melalui Koperasi dan UMKM.
Selain dalam rangka penyaluran, LPDB-KUMKM juga melakukan funding melalui Pengalihan Dana Bergulir yang saat ini telah terealisasi sebesar 116% atau R.23,1 miliar dari target tahun 2019 sebesar Rp20 miliar. Pengalihan dana ini merupakan kelanjutan atas pengalihan dana program Kementerian Koperasi dan UKM yang telah disalurkan pada periode tahun 2000-2007. (OL-09)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan rencana besar pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui pembangunan koperasi dalam skala masif.
Kunjungan ini bertujuan melihat secara langsung bagaimana koperasi mengelola usaha, memberdayakan anggotanya, dan menjaga keseimbangan antara fungsi sosial dan kegiatan ekonomi.
Bank Tabungan Negara (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis bersama Induk Koperasi Pedagang Pasar.
Jawa Tengah menjadi salah satu daerah yang menonjol dalam pengembangan koperasi, terutama dalam percepatan pembentukan badan hukum KDKMP.
Sebagai bagian dari roadmap 2026, Kana menargetkan penguatan unit-unit usaha serta perluasan jaringan kemitraan.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) resmi menjalin kerja sama dengan Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah untuk memperkuat pengembangan koperasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved