Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERTUMBUHAN industri asuransi terbilang tidak terlalu baik jika dibandingkan dengan industri perbankan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut pada 2018, total premi industri asuransi hanya mampu mencapai angka 9%. Sementara, pertumbuhan penyaluran kredit perbankan tumbuh 12,88%.
Pengamat asuransi Irvan Rahardjo mengakui pertumbuhan asuransi memang tidak secepat perbankan. Ia menjelaskan ada beberapa alasan di balik fakta tersebut.
Pertama, masih rendahnya literasi asuransi. Penyebab lain karena rendahnya penetrasi asuransi secara umum tidak beranjak naik. Demikian juga densitas asuransi yang rendah serta literasi asuransi yang rendah jika dibanding sektor perbankan.
Penetrasi asuransi jiwa pada 2010 sebesar 1,00 % setelah itu penetrasinya naik menjadi 1,28 % pada 2015. Densitas asuransi jiwa pada 2010 yang sebesar 30,9% mengalami peningkatan menjadi 42,7%.
Untuk asuransi umum penetrasinya pada 2010 sebesar 0,50%, kemudian menurun pada 2015 menjadi 0,45%. Sementara, densitas asuransi umum di pada 2010 tercatat sebesar 14,9%, meningkat tipis pada 2015 menjadi 15,2%.
Penurunan kian terasa selama 2017-2018 ini. Pertumbuhan tidak pesat karena dua penyumbang utama bisnis asuransi, yakni bisnis properti dan kendaraan bermotor mengalami penurunan tajam.
Namun perusahaan asuransi umum PT. Asuransi Purna Artanugraha (Asuransi Aspan) kembali melebarkan sayap di industri perasuransian Tanah Air. Terbaru, Asuransi Aspan menggandeng Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Ferry Owners Association (DPP INFA) dalam meningkatkan layanan pengiriman kendaraan bermotor ke seluruh wilayah Indonesia.
Program peningkatan layanan Asuransi Aspan ini berupa pemberian perlindungan asuransi dan tanggung jawab pengangkutan baik terhadap penumpang, kendaraan bermotor maupun barang di atas kendaraan bermotor yang diangkut oleh kapal penyeberangan.
Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan Ketua Umum DPP INFA, Mayjen Marinir (Purn) Eddy Oetomo dan Wakil Direktur Utama Asuransi Aspan, Subiyantoro yang didampingi Freddy (Direktur Utama PT Munic Line), Herry Setianto (Direktur Keuangan Aspan) dan J.A Barata (Sekjen DPP INFA).
“Hari yang bersejarah di dunia penyeberangan, terima kasih kepada INFA yang telah mempercayakan Asuransi Aspan untuk memberikan perlindungan penyeberangan. Kami harap kedepannya Aspan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi,” kata Subiyantoro, Wakil Dirut Asuransi Aspan saat Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Jakarta, Senin (23/12).
Untuk diketahui, saat ini Asuransi Aspan memiliki berbagai variasi produk asuransi kerugian salah satunya produk asuransi yang memproteksi para penumpang perahu dan kapal-kapal penyeberangan antar pulau.
Adanya kerja sama dengan DPP INFA ini menjadi bentuk tanggung jawab Asuransi Aspan terhadap nasabah maupun calon nasabahnya khususnya pengangkutan penumpang, kendaraan bermotor dan barang diatas kendaraan bermotor yang diangkut oleh kapal penyeberangan.
“Semoga kerja sama ini dapat berjalan dengan baik dan Asuransi Aspan dapat berkembang mendukung kemajuan dunia penyebrangan di Indonesia” ujar Mayjen Marinir (Purn) Eddy Oetomo, Ketua Umum DPP INFA. (RO/OL-09)
PERENCANAAN warisan kian menjadi perhatian nasabah segmen affluent dan high net-worth (HNW), seiring meningkatnya kebutuhan akan pengelolaan aset yang tidak hanya bernilai.
Melalui pendekatan digital at heart with human touch, pihaknya menempatkan nasabah sebagai pusat dari setiap langkah transformasi yang dijalankan perusahaan.
Bagi driver ojol peserta asuransi Perisai, biaya pengobatannya akan ditanggung sepenuhnya, apabila mengalami kecelakaan kerja. Asuransi ini berlaku di semua rumah sakit (RS) Indonesia.
BRI Life dan BRI bersinergi dalam Wealth and Tax Excellence 2026 untuk edukasi pengelolaan aset, pajak, dan asuransi bagi perencanaan keuangan berkelanjutan.
Dunia otomotif tidak hanya soal hobi dan prestasi, tetapi juga sarat risiko yang menuntut perlindungan menyeluruh.
Inovasi digital menjadi salah satu upaya perusahaan untuk tetap berdaya saing di industri asuransi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved