Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) tengah menjadi sorotan lantaran lembaga auditor negara itu akan didominasi oleh politisi dalam lima tahun ke depan.
Pemerhati anggaran dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Yenny Sucipto, mengatakan dominasi politisi di tubuh BPK akan membuat independensinya diragukan. Seharusnya kerja-kerja pemeriksaan keuangan negara harus mengedepankan profesionalisme dan kredibilitas.
“Kerja BPK terkait dengan kuantitas administratif dan kualitas kerja pengelolaan. Jika didominasi politisi, BPK berpotensi mengeluarkan rekomendasi yang menguntungkan pihak-pihak tertentu atau kelompok tertentu,” tuturnya, kemarin.
Kamis (26/9) lalu, DPR mengesahkan lima anggota BPK terpilih untuk periode 2019-2024. Kelimanya yaitu Pius Lustrilanang (politikus Partai Gerindra), Harry Azhar Azis (Golkar), Achsanul Qosasi (Demokrat), Daniel Lumban To-bing (PDIP), dan Hendra Susanto (auditor BPK).
Melihat komposisi keanggotaan baru BPK itu, sambung Yenny, bukan tak mungkin bakal terjadi conflict of interest di tubuh BPK mengingat hasil auditnya nanti akan diserahkan ke DPR.
“Ini bakal mengarah pada proses politik yang tidak pernah dapat terkawal oleh publik,” imbuhnya.
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP yang sekaligus Ketua Pansel Calon Anggota BPK 2019-2014 Hendrawan Supratikno mengaku tak ada masalah dengan hasil pilihan DPR tersebut.
“DPR memang lembaga politik. Yang penting prinsipnya mengutamakan integritas dan kompetensi,” ucapnya.
Sebelumnya, sepuluh fraksi di Komisi XI DPR menggelar voting untuk memilih lima anggota BPK periode 2019-2014 pada Rabu (25/9). Hasilnya, Pius Lustrilanang memperoleh 43 suara, Daniel Lumban Tobing 41 suara, Hendra Susanto 41 suara, Achsanul Qosasi 31 suara, dan Harry Azhar Azis 29 suara. (*/E-2)
Temuan BPK soal lemahnya cadangan BBM dan LPG memicu respons DPR. Legislator PDIP mendesak pemerintah segera bertindak demi ketahanan energi nasional.
berdasarkan putusan terbaru Mahkamah Konstitusi (MK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merupakan satu-satunya lembaga yang memiliki mandat konstitusional untuk menghitung kerugian negara.
KPK ungkap hasil audit BPK dalam sidang praperadilan Yaqut Cholil Qoumas. Kerugian negara kasus korupsi kuota haji capai Rp622 miliar dengan 200 dokumen bukti.
BADAN Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mengumumkan capaian tingkat penyelesaian tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebesar 95,69 persen.
Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 113 Tahun 2025 merupakan solusi atau jawaban inefisiensi industri pupuk yang diterbitkan berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved