Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Gunung Raja Paksi Tbk (persero) resmi mencatatkan saham pada papan utama di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham GGRP.
Dengan tercatatnya saham PT Gunung Raja Paksi Tbk di Bursa Efek Indonesia, perseroan menjadi perusahaan ke-36 yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini.
Dalam penawaran umum perdana saham ini, perseroan telah melepas sebanyak 1,23 miliar lembar saham dengan harga penawaran Rp840 per saham sehingga dana yang dapat dihimpun perseroan sebesar Rp1,033 triliun.
Dalam masa penawaran umum, saham GGRP diminati publik sehingga mengalami oversubscribe sebanyak sembilan kali dari pooling.
Alouisius Maseimilian, Presiden Direktur PT Gunung Raja Paksi Tbk, mengatakan dana yang diperoleh dari hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, sekitar 99,52% akan digunakan untuk pelunasan utang dalam rangka pembelian aset tetap dan biaya operasi, dan sekitar 0,48% akan digunakan untuk tambahan modal kerja.
Harapannya ke depan produktivitas dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri yang masih cukup luas. (RO/E-1)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
IHSG diprediksi bergerak mendatar pekan ini (27-30 April 2026). Simak analisis Phintraco Sekuritas terkait dampak kebijakan The Fed, ECB, hingga BoJ.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pekan ini terlihat begitu babak belur. Indeks menunjukkan pelemahan signifikan sebesar 6,61%.
IHSG hari ini Kamis (23/4/2026) melemah 0,69% ke level 7.489,82. Simak analisis sentimen global, harga minyak, dan dampaknya terhadap pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved