Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menilai bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan terkoreksinya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini masih terbilang normal.
Menurutnya, pelemahan tersebut hanya bersifat sementara.
"Kita melihatnya ini sesuatu yang wajar. Karena tekanan globalnya cukup tinggi. Tren ini memang sesuatu yang masih wajar," kata Haryadi kepada Media Indonesia, Jumat (14/6).
Baca juga: Kemendag Raih WTP Delapan Kali Berturut
Ia menilai faktor eksternal yang lebih mendominasi pergerakan pelemahan mata uang garuda dan terkoreksinya IHSG hari ini.
"Masih dominasi faktor eksternal. Seperti perang dagang AS-Tiongkok," katanya.
Adapun digelarnya sidang perdana sengketa Pilpres 2019, dikatakan Haryadi, tidak mempengaruhi pergerakan IHSG dan rupiah hari ini.
"Saya rasa ngga ada ya. Lebih karena faktor eksternal," pungkasnya. (OL-1)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memandang masa depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan optimisme tinggi.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved