Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (8/2), dibuka melemah jelang rilis data neraca transaksi berjalan pada hari ini.
IHSG dibuka melemah 22,71 poin atau 0,35% ke posisi 6.513,74. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 5,68 poin atau 0,55% menjadi 1.027,36.
Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Jumat (8/2), mengatakan meski dibuka melemah IHSG berpeluang menguat didukung data ekonomi Indonesia.
"Sentimen data ekonomi Indonesia dan antisipasi laporan laba perusahaan diperkirakan masih bisa mengangkat bagi IHSG ke level yang lebih baik. Namun, pergerakan terkendala oleh sentimen global," ujar Alfiansyah.
Baca juga: Kredit Infrastruktur Bank Mandiri Naik Signifikan
Hingga pukul 9.23 WIB, IHSG masih berada di zona merah, melemah 31,13 poin (0,48%) ke posisi 6.505,33.
Bursa regional, di antaranya Indeks Nikkei melemah 361,71 poin (1,74%) ke 20.389,57, Indeks Hang Seng melemah 348,45 poin (1,24%) ke 27.641,76, dan Straits Times melemah 8,15 poin (0,25%) ke posisi 3.192,49. (OL-3)
IHSG hari ini dibuka menguat 0,34% ke posisi 7.096,61 pada sesi pembukaan Rabu (29/4). Indeks LQ45 juga terpantau naik ke level 684,88.
IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 7.072,39 pada Selasa (28/4/2026) akibat ketidakpastian konflik AS-Iran dan penantian hasil rapat FOMC The Fed.
IHSG Selasa (28/4) pagi dibuka menguat 0,31% ke posisi 7.128,47. Simak analisis pergerakan pasar modal dan indeks LQ45 selengkapnya di sini.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap memandang masa depan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan optimisme tinggi.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia menutup perdagangan Senin (27/4) di zona merah.
IHSG Senin (27/4) pagi dibuka menguat 0,41% ke level 7.158,51. Simak analisis pergerakan pasar modal dan performa indeks LQ45 selengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved