Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita, dalam kunjungannya ke Amerika Serikat (AS), menegaskan bahwa prinsip perdagangan Indonesia adalah kolaborasi dan kemitraan.
Dua hal itu merupakan unsur terpenting dalam mendorong peningkatan perdagangan dan investasi secara berkelanjutan.
Pernyataan tersebut disampaikan Mendag di depan para pelaku usaha lokal dan Amerika Serikat (AS) dalam acara business matching di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di New York, AS, Kamis (17/1) waktu setempat.
”Ada banyak manfaat yang dapat diperoleh dengan memperkuat hubungan kedua negara. Kita tidak perlu melakukan tindakan yang hanya akan merugikan hubungan baik kedua negara yang telah terbina selama ini. Terlebih, tahun ini menandai hubungan diplomatik antara Indonesia dan AS yang ke-70 tahun,” ujar Enggartiasto melalui keterangan resmi, Minggu (20/1).
Business matching, lanjut Enggar, merupakan salah satu upaya Indonesia dalam memperkuat kemitraan dan kolaborasi dengan AS. Langkah itu dilakukan guna menyeimbangkan neraca perdagangan kedua negara.
Sekitar 100 peserta pelaku hadir dalam acara tersebut. Sebanyak 12 orang di antara mereka berasal dari Indonesia dengan latar belakang usaha minyak kelapa sawit, baja, makanan laut, kedelai, gandum, kapas, tekstil, ban, dan kopi.
Baca juga : Pekan Ketiga 2019, Pasar Masih Merespon Positif
Mereka diberi kesempatan untuk berbicara mengenai berbagai hal terkait isu-isu di sektor perdagangan dan investasi. Para pengusaha juga mendapatkan informasi mengenai kemudahan berinvestasi dan pasar di negara masing-masing.
Pada business matching tersebut, dilaksanakan juga penandatangan nota kesepahaman (MoU) pembelian baja batangan oleh AS dari Indonesia sebanyak 50.000 metrik tom dengan nilai US$40 juta.
Penandatanganan dilakukan antara Hanwa American Corp dan Gunung Steel Group.
“Jumlah dari MoU yang ditandatangani ini merupakan awal dan masih akan diikuti lagi perkembangannya,” papar Enggar.
AS merupakan salah satu tujuan ekspor terbesar Indonesia selama bertahun-tahun. Dalam lima tahun terakhir, perdagangan antar kedua negara tercatat mengalami eskalasi.
Untuk periode Januari-Oktober 2018, total perdagangan Indonesia-AS tumbuh 12,6%, dengan nilai mencapai US$23,9 miliar.
Beberapa komoditas utama yang dipasok 'Negeri Paman Sam' lain kedelai, kapas, gandum, dan helikopter. Sebaliknya, Indonesia mengirim bahan untuk industri seperti udang, karet, minyak sawit, ban, dan alas kaki. (OL-8)
Kapasitas produksi pipa stainless steel maksimal bisa mencapai hingga 1.100 ton per tahun.
Airlangga Hartarto menegaskan Amerika Serikat penyumbang surplus perdagangan tertinggi, sekaligus salah satu destinasi ekspor terbesar Indonesia.
Pogram Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor atau UMKM BISA Ekspor besutan Kementerian Perdagangan menunjukkan hasil menggembirakan
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan forum investasi Indonesia-Tiongkok di Beijing menjadi momentum strategis untuk mendorong pelaku usaha nasional.
Tiongkok menjadi negara utama ekspor beberapa komoditas unggulan industri pengolahan seperti hasil olahan minyak kelapa sawit, hasil olahan nikel dan lainnya.
Indonesia bidik pasar Jepang untuk ekspor pelet EFB dan cangkang sawit. Dengan potensi setara 38.760 MW, biomassa sawit jadi andalan baru devisa negara di 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved