Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Penulis lagu hit, Diane Warren, ungkap kemenangan terbesarnya meskipun tahun ini kembali gagal memboyong piala Oscar.
Warren kehilangan nominasi ke-12 di Academy Awards ke-93 sehingga menjadikannya wanita paling banyak masuk nominasi dalam sejarah Oscar yang tidak pernah menang.
"Oke jadi saya kalah lagi tapi kamu tahu apa kemenangan terbesar? Merasa lebih banyak cinta dan dukungan daripada yang pernah saya rasakan dalam hidup saya. Terima kasih, semua orang di komunitas musik film saya yang memilih lagu ini, Anda adalah yang terbaik dari yang terbaik dan kapan pun Anda memilih lagu saya, ini adalah kehormatan besar yang tidak saya anggap enteng dan saya sangat berterima kasih. Terima kasih semuanya atas semua kata-kata dukungan yang baik dan indah, itu berarti lebih dari patung manapun," tulis Warren di Facebooknya, baru-baru ini.
Tahun ini, Warren dinominasikan dalam kategori best original song untuk "Io Si (Seen)" sebuah lagu dari drama Netflix, The Life Ahead. Akan tetapi, piala oscar diboyong oleh HER, Dernst Emile II dan Tiara Thomas untuk Fight For You, dari film Judas and The Black Messiah.
Selain itu, dalam cuitan di twitternya @Diane_Warren pada 27 April lalu mengunggah ulang artikel berjudul "Diane Warren Sekarang Memegang Rekor Oscar Yang Tidak Diinginkan Siapapun," dan ia berkomentar, "Ya ampun, setidaknya saya memegang rekor dalam sesuatu," katanya.
Warren pertama kali masuk nominasi Oscar pada 1988 untuk lagu Nothing's Gonna Stop Us Now dari film Mannequin. Setelah itu, Warren berkali-kali mendapat nominasi untuk sejumlah hit lain seperti Because You Loved Me, I Don't Want to Miss a Thing, There'll You Be, Grateful, dan masih banyak lagi. (M-2)
(M-2)
Sal Priadi merancang lagu baru secara organik saat syuting film Monster Pabrik Rambut. Simak proses kreatifnya bersama Iqbaal Ramadhan dan sutradara Edwin.
Maulana Ardiansyah merilis single terbaru PEPATAH (Perantau Pantang Menyerah). Lagu ini mengangkat kisah nyata perjuangan hidup di tanah rantau.
Joko Anwar menjelaskan bahwa pemilihan lagu Cicak-cicak di Dinding bukanlah sekadar pemanis, melainkan cerminan perilaku entitas hantu di dalam film Ghost in the Cell.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved