Benarkah Air Alkali Menyehatkan?

Melalusa Susthira K
17/2/2020 15:30
Benarkah Air Alkali Menyehatkan?
Berbeda dengan air alkali alami, air alkali buatan justru berpotensi terkontaminasi dan dapat menghilangkan mineral yang dibutuhkan tubuh.(Unsplash/ Linus Mimietz)

TREN minum air alkali memang bukan baru. Di dalam negeri, bisnis air alkali untuk kesehatan bahkan cukup diminati dan berhasil memiliki pelanggan setia.

Namun Senior Managing Editor FOX News Channel (FNC) untuk rubrik Berita Kesehatan, Dr. Manny Alvarez, menyebut bahwa meminum air biasa biasanya merupakan opsi terbaik bagi kebanyakan orang. Menurutnya, tidak ada penelitian yang cukup untuk membuktikan apakah air alkali dapat membantu menetralkan asam dalam tubuh atau tidak, sehingga klaim yang dibuat orang tentang hal itu tidak cukup substansial.

“Orang biasanya tidak minum air putih yang cukup. Para pejabat kesehatan percaya bahwa kebanyakan orang harus minum setidaknya dua liter air sehari agar tetap terhidrasi dengan baik. Jika Anda tertarik untuk membantu tubuh Anda, hindarkan air alkali yang mewah dan minum lebih banyak air biasa. Anda akan menghemat uang dan tubuh Anda akan bahagia,” tulis Alvarez seperti dilansir Fox News pada Minggu (16/2).

Alvarez menuturkan bahwa air alkali buatan justru berpotensi terkontaminasi dan dapat menghilangkan mineral yang dibutuhkan tubuh. Efek samping negatif lainnya dari meminum air alkali, sambung Alvarez, ialah mengacaukan kadar pH alami tubuh yang dapat memunculkan banyak masalah pencernaan - termasuk menyebabkan iritasi kulit.

Pria yang juga seorang dokter kandungan itu menyebut juga ada efek samping lainnya dari meminum air alkali yakni alkalosis, yang dapat menurunkan kadar kalsium dan menyebabkan tulang melemah - biasanya ditandai dengan gejala mual, muntah, gemetaran, berkedut, kesemutan, dan kebingungan.

“Masalah dengan air alkali bukanlah bahwa itu tidak aman dalam jumlah kecil. Masalah terbesar dengan air alkali adalah klaim menggelikan yang dibuat orang tentang kekuatan restoratifnya. Air alkali tidak dapat menjadi penghalang (penyakit) kanker, juga tidak bisa menyembuhkan berbagai penyakit lainnya,” tambahnya.

Meskipun demikian Alvarez menyebut bahwa air alkali alami mengandung banyak mineral, dan karenanya dianjurkan bagi yang memang ingin meminumnya. Ia menjelaskan bahwa air alkali adalah air yang memiliki pH lebih tinggi dari air biasa. Bila air minum biasa memiliki pH 7, air alkali memiliki pH antara 8-9.

Ia pun memaparkan salah satu studi yang menunjukkan bahwa air minum dengan pH 8,8 membantu menonaktifkan pepsin yang merupakan salah satu penyebab utama refluks asam lambung.

“Studi lain menemukan bahwa minum air alkali memiliki manfaat kecil bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, dan kolesterol tinggi. Tetapi penelitian ini kecil dan dilakukan dengan buruk,” terang Alvarez. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya