Steam Minta Maaf Soal Kesalahan Rating IGRS, Valve Akui Ada Masalah Teknis

Basuki Eka Purnama
09/4/2026 09:59
Steam Minta Maaf Soal Kesalahan Rating IGRS, Valve Akui Ada Masalah Teknis
Logo Steam(steampowered.com)

PLATFORM distribusi gim digital, Steam, secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan pencantuman rating Indonesia Game Rating System (IGRS) pada sejumlah gim di platform mereka. Kesalahan ini sempat memicu sorotan publik karena menampilkan klasifikasi usia yang tidak sesuai dengan konten gim yang bersangkutan.

Pihak Steam menjelaskan bahwa ketidakakuratan data tersebut disebabkan oleh kendala teknis dan hambatan komunikasi internal. Hal ini menyebabkan informasi rating yang muncul di laman toko menjadi tidak lengkap dan menyesatkan bagi pengguna di Indonesia.

"Kesalahan teknis dan miskomunikasi mengakibatkan rating yang tidak akurat dan tidak lengkap ditampilkan sementara di Steam antara tanggal 2 April dan 5 April," tulis Steam dalam keterangan resminya, dikutip pada Rabu (9/4).

Penghapusan Sementara Rating IGRS

Sebagai langkah cepat untuk meminimalisasi kebingungan pengguna, Valve selaku perusahaan induk Steam telah menghapus seluruh tampilan rating IGRS yang bermasalah tersebut. Langkah ini diambil sembari melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem integrasi data mereka.

Valve menegaskan bahwa mereka sebenarnya telah menjalin komunikasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) selama lebih dari dua tahun. Kerja sama ini bertujuan untuk membangun sistem tampilan rating usia yang otomatis dan akurat bagi pelanggan di Indonesia.

"Rating ini dimaksudkan untuk memberikan informasi kepada pelanggan tentang konten dan kelompok usia minimum yang ditargetkan untuk setiap gim," tambah pihak Steam.

Namun, mereka mengakui masih diperlukan beberapa langkah persiapan teknis sebelum rating IGRS yang telah disetujui dapat ditampilkan kembali secara resmi.

Catatan Redaksi: Steam memohon maaf atas kebingungan yang dialami para gamer di Indonesia akibat insiden teknis ini dan berkomitmen untuk segera menyelesaikan proses integrasi sesuai regulasi yang berlaku.

Investigasi Kemkomdigi Terkait Kejanggalan Data

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) telah melakukan investigasi mendalam terkait kejanggalan klasifikasi gim di Steam. Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kemkomdigi, Sonny Hendra Sudaryana, mengungkapkan adanya anomali yang sangat mencolok pada beberapa judul gim populer.

Sonny mencontohkan, gim PUBG yang seharusnya memiliki batasan usia dewasa justru sempat mendapatkan rating 3+ (untuk semua umur). Sebaliknya, gim Upin Ipin Universe yang ditujukan untuk anak-anak justru tercatat diperuntukkan bagi usia 18+.

"Ini sangat aneh menurut kami dan sangat janggal, makanya kita melakukan investigasi ini untuk menentukan apa sebenarnya permasalahannya, baik di internal Komdigi maupun di eksternal dari pihak Steam," tegas Sonny.

Investigasi ini dilakukan secara transparan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk komunitas pengembang, asosiasi industri, dan pelaku industri gim nasional. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa sistem klasifikasi gim di Indonesia berjalan efektif demi melindungi konsumen, terutama anak-anak, dari konten yang tidak sesuai usia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya