Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA abad ke-13, seorang frater Dominikan di Universitas Oxford, Richard Fishacre, membuat terobosan pemikiran mengenai komposisi bintang dan planet. Melalui kajian tentang cahaya dan warna, ia menyimpulkan benda-benda langit tersusun dari unsur-unsur yang sama dengan yang ada di Bumi. Pandangannya ini menentang ajaran ilmiah pada masanya. Secara tidak langsung, mendahului metode dan temuan teleskop ruang angkasa James Webb pada abad ke-21.
Dalam tradisi filsafat Yunani Kuno yang diikuti ilmu pengetahuan abad pertengahan, diyakini bintang dan planet terdiri dari suatu unsur khusus bernama “unsur kelima” atau “quintessence”. Berbeda dengan empat unsur bumi, api, air, tanah, dan udara, unsur kelima dianggap sempurna, tidak berubah, dan transparan. Unsur inilah yang dipercaya membentuk sembilan lingkaran langit yang mengelilingi Bumi, beserta seluruh bintang dan planet yang melekat di dalamnya.
Namun, Fishacre, yang menjadi frater Dominikan pertama yang mengajar teologi di Oxford, menolak ajaran itu. Ia berpendapat bintang dan planet terbentuk dari empat unsur yang sama dengan yang ada di bumi. Argumen utamanya berangkat dari cara cahaya dan warna bekerja.
Ia mencatat warna umumnya muncul pada benda-benda buram, yang merupakan campuran dari berbagai unsur. Ketika melihat ke langit, warna pada planet tampak jelas. Mars terlihat merah, sementara Venus tampak kekuningan. Menurutnya, hal itu menunjukkan benda-benda langit tersebut bersifat komposit dan tersusun “ex quattuor elementis” atau “dari empat unsur”.
Keyakinan Fishacre semakin kuat ketika membahas bulan. Bulan memiliki warna yang nyata dan sesekali menutupi matahari saat gerhana. Jika bulan terbuat dari unsur kelima yang transparan, cahaya matahari seharusnya dapat menembusnya seperti melalui kaca. Kenyataannya tidak demikian. Ia menyimpulkan bahwa bulan pasti tersusun dari unsur yang sama dengan bumi, dan jika hal itu berlaku bagi bulan sebagai benda langit terdekat, maka bintang dan planet lain pun demikian.
Pandangan ini menimbulkan reaksi keras. “Jika kita mengemukakan pendapat ini,” tulisnya, “maka mereka, kerumunan para pengikut Aristoteles (scioli aristoteli), akan berteriak dan melempari kita dengan batu.” Pada 1250, ajarannya dikecam di Universitas Paris oleh St. Bonaventure dari Bagnoregio, seorang frater Fransiskan yang mengejek para “kaum modern” seperti Fishacre karena berani mempertanyakan ajaran Aristoteles.
Berabad-abad kemudian, astrofisika modern membuktikan bintang dan planet memang tidak tersusun dari unsur kelima, melainkan dari elemen yang juga ditemukan di Bumi. Teleskop James Webb, misalnya, mendeteksi keberadaan air dan sulfur dioksida di atmosfer exoplanet TOI-421 b melalui variasi cahaya dan warna. Metode yang secara prinsip serupa dengan pendekatan Fishacre.
Setelah hampir 800 tahun, ilmu astronomi akhirnya mengonfirmasi cahaya dan warna dapat mengungkap planet dan bintang jauh terbuat dari unsur yang sama dengan Bumi. Sebuah pandangan yang dulu membuat Fishacre dikritik hebat. (Space/Z-2)
Peneliti ungkap bagaimana materi gelap membantu pembentukan lubang hitam supermasif di awal semesta, memecahkan misteri temuan teleskop James Webb.
Astronom temukan rahasia eksoplanet 29 Cygni b lewat Teleskop James Webb. Temuan ini mengungkap bagaimana planet raksasa terbentuk layaknya planet kecil, bukan bintang.
Fisikawan Nikodem Poplawski ungkap teori baru, Lubang hitam purba "memangsa" antimateri, menjelaskan mengapa galaksi dan manusia bisa eksis hari ini.
Penemuan 'Little Red Dots' oleh teleskop James Webb memicu perdebatan astronom. Benarkah itu lubang hitam rakus, atau justru kelahiran gugus bintang purba?
NASA secara resmi telah menepis segala kemungkinan mengenai potensi hantaman asteroid 2024 YR4 terhadap Bulan pada tahun 2032 mendatang.
Teleskop James Webb (JWST) menangkap detail menakjubkan galaksi spiral NGC 5134. Lihat bagaimana debu kosmik dan bintang muda membentuk siklus kehidupan di luar angkasa.
Moto berfungsi sebagai inspirasi agar hidup memiliki peta dan tujuan dalam menjalankan sesuatu
Filsafat merupakan pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai hakikat segala yang ada, sebab, asal dan hukumnya
Secara etimologi, kedaulatan diambil dari Bahasa Arab daulah yang berarti kekuasaan. Kemudian, dalam Bahasa Latin supremus dengan arti tertinggi.
UNESCO, pada sesi ke-38 dari Konferensi Umum 2015 menetapkan 2016 sebagai perayaan ‘2.400 tahun Aristoteles’.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved