Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SONY telah membuat beberapa ponsel pintar yang sangat menarik akhir-akhir ini tetapi kendati demikian penjualannya kurang memuaskan.
Divisi komunikasi seluler Sony mengalami penurunan besar dalam penjualannya. Penjualan smartphone Sony turun sebesar JPY356,8 miliar ($2,62 miliar) atau mengalami penurunan sebesar 2,5% dibandingkan tahun lalu.
Namun, perusahaan tidak memberikan jumlah pasti dari ponsel yang berhasil dijual.
Baca juga : Menguliti Fitur Kamera OPPO Find N2 Flip
Penjualan yang kurang memuaskan ini menimbulkan pertanyaan apakah raksasa elektronik Jepang itu pada suatu saat akan memutuskan untuk berhenti dan keluar dari bisnis smartphone, mengikuti jejak LG dan HTC.
Baca juga : Sony akan Bangkitkan Kejayaan PS Vita dan PS Portable
Pertanyaan tersebut akhirnya terjawab. Sony disebut akan terus membuat smartphone Android untuk beberapa tahun ke depan. Hal ini diungkapkan Qualcomm.
Dilansir dari GSM Arena, Qualcomm yang merupakan perusahaan pembuat chip tersebut telah mengumumkan mereka telah memperpanjang kolaborasinya dengan Sony untuk platform Snapdragon guna mendukung produksi smartphone di masa depan. Ini adalah kesepakatan jangka panjang dan mencakup perangkat premium, kelas atas, dan kelas menengah.
"Upaya bersama Sony dan Qualcomm akan berfokus pada integrasi platform mobile Snapdragon canggih Qualcomm Technologies ke dalam jajaran smartphone Sony di masa depan, memberikan fungsionalitas yang lebih baik, kinerja yang lebih tinggi, dan pengalaman pengguna yang lebih imersif," bunyi siaran pers Qualcomm, dikutip Jumat (23/6).
Kepala Unit Bisnis Komunikasi Mobile Sony, Tsutomu Hamaguchi mengatakan ponsel keluarannya masih disambut positif oleh para penggemarnya.
"Xperia 1 V yang merupakan smartphone unggulan terbaru Sony yang ditenagai oleh Snapdragon 8 Gen 2 Mobile Platform telah diterima dengan sangat baik oleh para konsumen. Kami berharap dapat melanjutkan kerja sama dengan Qualcomm Technologies untuk memberikan pengalaman premium dan menarik pada smartphone masa depan yang ditenagai oleh prosesor Snapdragon," kata Tsutomu.
"Kami selalu mendengarkan pelanggan kami untuk mengembangkan teknologi mutakhir yang memenuhi dan melampaui harapan mereka, dan kami percaya bahwa Qualcomm Technologies akan membantu kami untuk terus memajukan industri ini," katanya. (Z-8)
Huawei Mate XT 2 dikabarkan meluncur Oktober 2026 dengan baterai 6.000mAh, chip Kirin 9050 Pro, dan teknologi engsel terbaru yang lebih tahan lama.
Realme C100 siap meluncur dengan baterai 8000 mAh dan Titan Battery Safety System. Simak spesifikasi daya tahan dan jadwal rilisnya di sini.
Mengulas 7 ponsel dengan teknologi canggih namun gagal total di pasaran, mulai dari Samsung Galaxy Note 7 hingga Amazon Fire Phone.
Surat edaran tersebut telah diterima seluruh sekolah dan langsung berlaku sejak diterbitkan.
Sony Xperia 1 VIII dikabarkan membawa perubahan desain radikal dengan modul kamera persegi dan sensor 48MP. Simak bocoran lengkapnya di sini.
Jangan terjebak angka RAM besar! Simak faktor kunci performa smartphone Rp2 jutaan, mulai dari chipset Helio G99 hingga teknologi storage UFS 2.2.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved