Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
OY! Indonesia, sebagai perusahaan financial technology yang berfokus pada layanan money moving, melanjutkan komitmennya dalam mendukung proses perputaran transaksi bagi segala bisnis dari berbagai skala di Indonesia.
Menjalani bulan Ramadan yang penuh berkah, OY! menghadirkan solusi proses transaksi bagi kemudahan pelaku bisnis terhadap customer melalui OY! Bisnis sebagai layanan finansial digital yang terpadu.
Ramadan dikenal menjadi bulan yang lekat dengan sebuah perayaan, di mana masyarakat banyak melakukan persiapan dan tercatat lebih dari 70% memenuhi kebutuhan tersebut secara online.
Baca juga : BAZNAS Bekerja Sama dengan Treasury Luncurkan "TEKAD"
Merespons momentum untuk meraih keberkahan di bulan suci, OY! menjamin kelancaran transaksi bagi seluruh pelaku bisnis dan mendukung upaya operasi bisnis mereka, salah satunya melalui layanan OY! payment acceptance link.
“OY! memahami bahwa Ramadan merupakan salah satu momen penting bagi pelaku bisnis dalam menangkap peluang bagi perkembangan bisnis mereka," kata Jesayas Ferdinandus, CEO dari OY! Indonesia dalam keterangan pers, Selasa (12/4).
"Melalui keahlian layanan OY! sebagai penyedia infrastruktur money movement terlengkap di Indonesia, kami berkomitmen untuk mendukung kemudahan segala bentuk transaksi melalui layanan payment acceptance link sebagai bagian dari OY! Bisnis yang memungkinkan mereka melakukan transaksi secara mudah, aman, dan nyaman,” kata Jesayas.
Baca juga : Niagahoster dan KiriminAja Dorong UMKM Jelajahi Potensi Digital Baru
Terdapat beberapa industri yang tercatat mengalami peningkatan transaksi selama bulan Ramadan lalu, salah satunya pada sektor layanan keuangan non-bank seperti penyaluran zakat online yang semakin marak dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.
Untuk itu, OY! kini menjalin kerja sama eksklusif dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) guna mendukung aktivitas kewajiban dalam berbagi terhadap sesama.
“Sejak tahun 2016, Baznas telah mendorong pemanfaatan platform media digital sebagai instrumen pembayaran zakat. Di masa pandemi, pembayaran zakat yang dihimpun lewat saluran-saluran digital mengalami peningkatan hingga 30%," kata Direktur Pengumpulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Faisal Qosim
Baca juga : Baznas Membantu 13 Ribu UMKM Terdampak Covid-19
"Sehingga kerja sama dengan OY! Indonesia merupakan langkah yang tepat untuk terus mendorong peningkatan zakat serta memberi kemudahan kepada masyarakat untuk menebar kebaikan,” ujar Faisal.
Untuk menambah kemudahan akses dalam menyalurkan zakat, OY! Indonesia menghubungkan kolaborasi dengan Baznas ke dalam kerja sama yang telah terjalin antara OY! dengan Pasar Induk Jatiuwung, sebagai upaya digitalisasi pasar di Indonesia.
Hal tersebut dilakukan agar dapat memberikan sarana penyaluran zakat bagi para merchant di pasar melalui sistem milik OY! selama bulan Ramadan.
Baca juga : Digitalisasi UMKM Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Pasca-Covid-19
Selain itu, industri pada sektor logistik secara general juga mengalami peningkatan transaksi selama bulan Ramadan lalu sebesar 11,5% yang tercatat oleh OY! Indonesia.
Marini Elsa Putri, Engagement & Partnership Manager Ninja Xpress, selaku salah satu klien OY! mengatakan, “Jasa pengiriman menjadi sektor yang krusial bagi masyarakat Indonesia, terutama saat bulan festive seperti Ramadan."
"Banyak kebutuhan yang perlu dipersiapkan dan banyak dipesan oleh konsumen secara online. Seperti contoh pengiriman dari pelaku bisnis UMKM masih menjadi salah satu aktivitas yang tertinggi hingga Ramadan tahun 2021 lalu," jelasnya.
Baca juga : BWI dan Baznas Kerja Sama Pendayagunaan Ziswaf Kemaslahatan Umat
"Terdapat 4 kategori bisnis UMKM yang paling diminati berdasarkan frekuensi pengirimannya seperti fashion, food & beverage, produk herbal, dan beauty yang menandakan bahwa masyarakat semakin mempercayai kualitas produk lokal Indonesia dengan terus melakukan pemesanan,” kata Marini.
Tidak hanya pada bisnis berskala besar, OY! turut memfokuskan dukungannya terhadap pelaku UMKM di Indonesia yang selaras dengan program pemerintah untuk meningkatkan jumlah bisnis UMKM yang go digital sebanyak 20 juta bisnis di tahun 2022 .
Untuk itu, OY! turut memperkenalkan program Ramadan bagi pelaku bisnis UMKM melalui program #LangkahMenujuBerkah untuk mendukung penuh operasi bisnis UMKM selama bulan Ramadan ini.
OY! mendorong pelaku UMKM untuk terus memaksimalkan upaya bisnis mereka dengan memanfaatkan peran layanan OY! payment acceptance link.
Selain mendapatkan kemudahan, seluruh pelaku UMKM yang bergabung pada program ini berhak memiliki kesempatan untuk mendapatkan 1 unit sepeda motor untuk 1 UMKM dengan transaksi terbanyak pada periode 5 April - 31 Mei 2022. (RO/OL-09)
KPPU menjatuhkan denda total Rp755 miliar kepada 97 perusahaan pinjaman daring atau pinjaman online (pinjol) memicu polemik luas di industri fintech.
Tanpa literasi yang memadai, akses keuangan justru berpotensi menimbulkan risiko baru bagi masyarakat.
Dalam uji coba, broker Elev8 mengeksekusi transaksi trading menggunakan smartphone yang diterbangkan hingga ketinggian 30 kilometer di atas permukaan laut, memasuki wilayah stratosfer.
Dari segi jumlah investor, pada akhir tahun 2021, data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan bahwa terdapat sekitar 611 ribu investor SBN.
Kerja sama ini diwujudkan melalui kunjungan program Social Innovation Mission di Indonesia.
KPPU memutuskan 97 pelaku usaha layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi ata fintech P2P lending atau biasa dikenal dengan pinjaman online atau pinjol.
Indonesia dan Korea Selatan menandatangani 10 MoU strategis dalam kunjungan Presiden Prabowo. Simak daftar lengkap kerja sama dari AI hingga energi bersih.
Kerja sama ini merupakan langkah penting bagi UI untuk memperkuat perannya sebagai kampus unggul dan berdampak luas. “
Melalui kerja sama ini, program pelatihan, riset bersama, dan pengembangan kurikulum desain chip di universitas dapat diperkuat.
Kesepakatan besar ini diresmikan dalam ajang US-Indonesia Business Summit 2026 yang berlangsung di Washington D.C., Rabu (18/2) waktu setempat.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Goethe-Institut memandang bahasa, budaya, dan pendidikan sebagai sarana untuk menghubungkan orang-orang lintas disiplin dan lintas batas negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved