Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGGEMAR sticker di aplikasi WhatsApp kini bisa menambah koleksi mereka. WhatsApp baru saja mengumumkan kerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan merilis sticker bertema khusus.
WhatsApp dan WHO merilis paket sticker berjudul "Together at Home" . Di dalamnya tersedia 20 sticker.
Desain sticker tersebut berisi pesan dukungan bagi diri sendiri untuk melakukan physical distancing demi melewati pandemi covid-19 hingga dukungan bagi para tenaga medis.
"Kami berharap semua orang bisa menggunakan stickers ini saat berkomunikasi dengan orang tercinta dan mereka yang sedang merasa terisolasi, sendiri, dan takut," tulis WhatsApp dikutip dari Android Central.
Baca juga: Setelah 'Di Rumah Aja', Kini Instagram Rilis Stiker Terima Kasih
"Paket sticker ini mengingatkan siapa pun untuk mencuci tangan, menjaga jarak, tetap berolahraga, dan lebih penting lagi merayakan para tenaga medis yang sudah menjadi pahlawan," tulisnya.
Sticker ini diklaim sudah dirilis global dan teks di dalam sticker tersedia dalam berbagai bahasa termasuk Indonesia, di antaranya Bahasa Arab, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Portugis, Rusia, Spanyol, dan Turki.
Pengguna WhatsApp di Android dan iOS sudah bisa langsung mengunduh sticker ini di perangkat masing-masing. Berdasarkan pantauan, paket sticker ini belum tampil di daftar sticker WhatsApp, diperkirakan akan segera hadir per hari ini.
Cara mengunduh sticker WhatsApp sangat mudah. Di kolom untuk mengetikan pesan pilih ikon sticker yang ada di sisi kiri ikon GIF. Kemudian di bawahnya akan muncul kolom berisi beragam sticker yang bisa diunduh. Nantinya cara menggunakan sticker sama seperti saat menggunakan emoji. (OL-1)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Jangan panik jika jadwal vaksin anak terlewat. Dokter spesialis anak jelaskan prosedur catch-up immunization atau imunisasi kejar untuk lindungi buah hati.
WHO merekomendasikan transisi dari vaksin influenza quadrivalent ke trivalent karena hilangnya virus B/Yamagata. Simak penjelasan medis dan dampaknya.
Vaksin influenza trivalen kembali menjadi standar global setelah WHO merekomendasikan penghapusan komponen garis keturunan B/Yamagata.
AI dan teknologi genomik mempercepat diagnosis penyakit langka. Inovasi ini membuka akses pengobatan lebih cepat bagi jutaan pasien di dunia.
Taiwan melaporkan capaian Gold Tier WHO dalam eliminasi hepatitis C dengan diagnosis 90,2% dan pengobatan 92,6%, mendekati target global 2030.
Indonesia pimpin suara Global South dalam negosiasi WHO Pandemic Agreement 2026. Cek latar belakang Uni Eropa dinilai hambat kesetaraan akses kesehatan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved