Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Satu pagar marmer, langit-langit buatan, dan batu dasar gerbang utama, juga rusak
INDIA dengan populasi 1,3 miliar jiwa diprediksi akan menghadapi lonjakan kasus virus korona atau Covid-19 setelah pencabutan lockdown yang direncanakan besok atau Minggu (31/5).
India muncul sebagai hotspot baru dengan rekor lonjakan dalam kasus baru dalam beberapa hari terakhir. Angka dari Kementerian Kesehatan India menunjukkan ada 165.799 infeksi.
Topan paling ganas Teluk Benggala dalam beberapa dasawarsa menghantam India timur dan Bangladesh pada Rabu (20/5). Topan ini menewaskan sedikitnya 14 orang dan menghancurkan ribuan rumah
Sekitar 2,4 juta orang di distrik paling rawan telah dievakuasi ke lebih dari 15.000 tempat pengungsian sebelum badai terjadi.
Terjangan topan dahsyat mengancam wilayah India dan Bangladesh. Otoritas berupaya memastikan penerapan physical distanding di lokasi pengungsian.
INDIA memperpanjang karantina wilayah atau lockdown mereka secara nasional hingga 31 Mei 2020.
Penguncian wilayah telah memicu krisis bagi ratusan juta warga India yang bergantung pada upah harian untuk bertahan hidup.
Perpanjangan lockdown tersebut merupakan kali keempat yang dilakukan pemerintah federal. Media India menjuluki perpanjangan tersebut sebagai 'lockdown 4.0'.
Insiden kecelakaan dimulai saat sekitar 40 pekerja dan keluarganya berkerumun di sebuah kafe yan berada di sisi jalan di Uttar Pradesh.
Lebih dari 54 ribu tiket untuk 30 perjalanan awal terjual secara daring dalam tempo kurang dari 3 jam pada Senin (11/5).
Pada Senin (11/5) Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan negara akan mencari cara untuk melonggarkan lockdown setelah tujuh minggu
DI bawah penguncian wilayah dan jarak yang berjauhan, Sushen Dang dan Keerti Narang secara daring mengucapkan janji pernikahan
Banyak yang memodifikasi upacara pernikahan mereka ketika harus berada di bawah penguncian wilayah akibat pandemi Covid-19.
Puluhan ribu orang berjalan pulang dari kota-kota besar India setelah kehilangan pekerjaan mereka kebijakan lockdown untuk membendung penyebaran virus korona baru sejak akhir Maret.
Sekitar 15 ribu warga India akan direpatriasi dari 12 negara menggunakan pesawat dan kapal tempur dalam sebuah operasi besar-besaran.
Kebocoran gas kimia itu telah menyebabkan para korban pingsan dan bergeletakan di jalanan di Kota Visakhapatnam, Negara Bagian Andhra Pradesh, India.
Sekitar 3 juta polisi bertugas untuk memastikan bahwa sebagian besar dari 1,3 miliar orang India tinggal di rumah.
Dengan membludaknya antrean yang membeli minuman keras telah membuat situasi tak terkendali di Ghaziabad, Negara Bagian Uttar Pradesh.
Dari 15 WNA dari India yang ada di Yogyakarta, 4 orang di antaranya positif covid-19. Kini mereka dirawat di RSPAU Hardjolukito
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved