Marseille vs Nice: Drama Penalti Elye Wahi Buyarkan Kemenangan Marseille di Velodrome

Thalatie K Yani
27/4/2026 08:18
Marseille vs Nice: Drama Penalti Elye Wahi Buyarkan Kemenangan Marseille di Velodrome
Harapan Marseille menembus Liga Champions terancam pudar setelah ditahan imbang Nice 1-1. Elye Wahi jadi mimpi buruk mantan klubnya di menit akhir.(OGC Nice)

HARAPAN Marseille untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan kian menipis. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Velodrome pada Minggu (26/4), tim asuhan Jean-Louis Gasset ini harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 1-1 oleh tamunya, Nice.

Sebelum laga, manajemen Marseille sempat menaruh harapan besar kritik tajam dari direktur olahraga Medhi Benatia pekan lalu dapat memacu semangat para pemain. Benatia melontarkan teguran keras menyusul kekalahan memalukan 0-2 dari Lorient yang dinilai sangat merusak ambisi klub untuk finis di posisi empat besar Ligue 1.

Jalannya Pertandingan dan Ironi Elye Wahi

Marseille sebenarnya sempat membuka asa saat kapten tim, Pierre-Emile Hojbjerg, membawa tuan rumah unggul pada babak kedua melalui sundulan sambil menjatuhkan diri. Namun, keunggulan tersebut sirna secara dramatis pada menit ke-88.

Nice mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi dengan dingin oleh Elye Wahi melalui teknik 'panenka'. Ironisnya, Wahi merupakan salah satu rekrutan profil tinggi Marseille pada tahun 2024, sebelum akhirnya meninggalkan klub hanya dalam waktu enam bulan. Gol mantan pemain mereka sendiri ini menjadi pukulan telak bagi publik Velodrome.

Hasil imbang ini menempatkan Marseille di posisi keenam klasemen sementara. Kegagalan menembus kompetisi elit Eropa tentu akan menjadi kerugian finansial yang signifikan bagi klub. Di Liga Prancis, hanya tiga tim teratas yang lolos otomatis ke Liga Champions, sementara peringkat keempat harus melalui babak kualifikasi.

Persaingan Empat Besar Kian Memanas

Saat Marseille tersandung, rival-rival mereka justru memetik poin penuh. Lille sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Paris FC. Gol tunggal Lille dicetak oleh penyerang asal Belgia, Matias Fernandez-Pardo, melalui titik putih pada menit ke-26.

Kemenangan ini membuat Lille mengoleksi 57 poin, menyamai perolehan poin Lyon di peringkat ketiga. Lyon sendiri meraih kemenangan 3-2 atas Auxerre pada laga sehari sebelumnya. Marseille kini tertinggal empat poin dari Lyon dan Lille, serta tiga poin di belakang Rennes.

Melihat jadwal sisa musim, Lille berada di posisi yang lebih diuntungkan karena akan menghadapi tim-tim papan bawah seperti Le Havre dan Auxerre. Sebaliknya, Lyon masih harus berhadapan dengan Rennes yang juga memiliki ambisi besar untuk lolos ke kompetisi Eropa.

Drama Papan Bawah

Sementara itu di pertandingan lain, Metz berhasil menunda kepastian degradasi mereka setidaknya untuk satu pekan lagi. Dalam laga yang berlangsung atraktif, Metz bermain imbang 4-4 saat melawat ke kandang Le Havre. Gauthier Hein menjadi pahlawan bagi Metz dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-85, melengkapi catatan golnya yang sebelumnya juga dicetak melalui penalti. (aFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya