Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BRIGHTON and Hove Albion secara resmi mengumumkan kembalinya gelandang veteran asal Jerman, Pascal Gross, dari Borussia Dortmund. Kepastian ini dikonfirmasi melalui laman resmi klub, dikutip Minggu (4/1), menandai kembalinya salah satu sosok paling berpengaruh dalam sejarah modern The Seagulls.
Manajemen Brighton mengikat pemain berusia 34 tahun tersebut dengan kontrak permanen berdurasi 18 bulan. Meski demikian, kedua pihak sepakat untuk tidak mempublikasikan rincian biaya transfer yang dibayarkan kepada Dortmund untuk memulangkan sang pemain ke Amex Stadium pada bursa transfer paruh musim ini.
Pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, menyambut gembira kembalinya Gross. Bagi Hurzeler, kehadiran pemain Timnas Jerman tersebut bukan sekadar tambahan amunisi di lini tengah, melainkan kehadiran sosok pemimpin di ruang ganti.
"Dia pemain yang fantastis dan orang yang saya kenal dengan baik," ujar Hurzeler melalui pernyataan resminya.
"Fans Brighton tahu bagaimana atribut dia, tapi dia membawa kualitas kepemimpinan bagus ke dalam grup," sambungnya.
Pascal Gross pertama kali menginjakkan kaki di Brighton pada awal musim 2017/2018 setelah didatangkan dari klub Jerman, Ingolstadt.
Pada periode pertamanya, ia segera bertransformasi menjadi pilar vital yang membantu Brighton bertahan dan bersaing di ketatnya Liga Primer Inggris.
Selama tujuh musim masa baktinya, ia tercatat tampil dalam 228 pertandingan dengan kontribusi impresif berupa 30 gol dan 45 assist.
Pada awal musim 2024/2025, Gross memutuskan untuk pulang kampung dan membela Borussia Dortmund. Selama 18 bulan di Bundesliga, ia tetap menunjukkan performa konsisten dengan mengemas satu gol dan 17 assist dari 66 penampilan di seluruh kompetisi.
Pengalaman internasional Gross juga tidak perlu diragukan. Ia tetap menjadi bagian penting dari Timnas Jerman, termasuk saat ia dipercaya memperkuat Die Mannschaft di ajang Euro 2024 lalu.
Kini, dengan kontrak baru berdurasi satu setengah tahun, Gross diharapkan mampu membimbing skuad asuhan Fabian Hurzeler dengan visi bermain dan pengalaman panjangnya.
Bagi publik Brighton, kembalinya Gross bukan sekadar transfer pemain biasa, melainkan kepulangan seorang pahlawan yang siap melanjutkan warisannya di Liga Primer Inggris. (Ant/Z-1)
Brighton and Hove Albion melumat Chelsea 3-0 di Liga Primer Inggris. Kekalahan kelima beruntun The Blues, sementara Brighton naik ke posisi enam klasemen.
Brighton and Hove Albion menjamu Chelsea dalam tren positif. Simak prediksi susunan pemain, statistik, dan kondisi tim jelang laga krusial ini.
Tottenham Hotspur ditahan imbang Brighton 2-2. Gol Georginio Rutter di menit 90+5 membuat Spurs tertahan di peringkat 18 klasemen Liga Primer Inggris.
Burnley yang terpuruk di zona degradasi harus menjamu Brighton yang tengah on-fire. Simak prediksi susunan pemain dan analisis peluang kedua tim di sini.
Arne Slot tidak menampik bahwa keterbatasan skuad akibat absennya pilar utama sangat memengaruhi ketajaman Liverpool.
Tambahan dua gol ini mengukuhkan posisi Welbeck sebagai pemain Inggris tersubur di Liga Primer Inggris musim ini dengan koleksi 12 gol, melampaui capaian Dominic Calvert-Lewin.
Borussia Dortmund menang telak 4-0 atas Freiburg di Signal Iduna Park. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Die Borussen di peringkat kedua klasemen Bundesliga.
VfB Stuttgart bermain imbang 1-1 melawan Werder Bremen. Gol Ermedin Demirovic selamatkan satu poin bagi Stuttgart untuk tetap di empat besar Bundesliga.
Borussia Dortmund menjamu Freiburg di Signal Iduna Park. Simak prediksi, kondisi tim, dan head-to-head kedua tim di Bundesliga.
Prediksi Bundesliga antara VfB Stuttgart vs Werder Bremen. Simak analisis kekuatan, kondisi pemain, dan statistik kunci kedua tim di MHPArena.
Sempat tertinggal 3-0, Bayern Munchen bangkit dan menang 4-3 atas Mainz. Vincent Kompany terkesan dengan cara pemainnya bangkit.
Mainz 05 gagal pertahankan keunggulan 3-0 atas Bayern Munchen. Simak pengakuan Niko Bungert dan Paul Nebel soal keganasan Die Roten di babak kedua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved