Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Fulham, Marco Silva, mengaku puas dengan ambisi yang ditunjukkan anak asuhnya saat mencuri satu poin di markas Crystal Palace pada laga Tahun Baru. Meski laga berakhir imbang 1-1, Silva meyakini The Cottagers seharusnya bisa membawa pulang poin penuh dari Selhurst Park.
Fulham sempat tertinggal lebih dulu lewat sundulan Jean-Philippe Mateta di babak pertama. Namun, masuknya Tom Cairney sebagai pemain pengganti mengubah keadaan. Gelandang veteran tersebut mencetak gol penyeimbang yang indah pada menit ke-80, sebelum Fulham hampir membalikkan keadaan lewat peluang emas Timothy Castagne di masa injury time.
Salah satu poin yang menjadi sorotan Silva adalah proses terjadinya gol pertama Palace. Saat itu, bek Jorge Cuenca dipaksa keluar lapangan sementara oleh wasit untuk pemeriksaan medis, padahal sang pemain sudah menyatakan dirinya baik-baik saja. Akibatnya, Fulham harus bertahan dengan 10 pemain saat Mateta mencetak gol.
"Mereka mencetak gol di saat pertandingan sedang terkendali dan, sejujurnya, di saat kami seharusnya tidak bermain dengan 10 orang," ujar Silva dengan nada kecewa.
"Tidak ada alasan untuk memanggil staf medis kapan pun, karena pertandingan seharusnya dimainkan 11 lawan 11. Sore ini benar-benar tidak ada alasan bagi Cuenca untuk berada di luar lapangan pada saat itu. Tentu saja, kami seharusnya bisa bertahan lebih baik dan lebih dewasa, tetapi tidak ada alasan bagi kami untuk bermain dengan 10 orang."
Setelah jeda antarbabak, Silva melakukan penyesuaian taktik dengan meningkatkan intensitas tekanan tinggi (high press). Strategi ini membuahkan hasil dengan terciptanya gol penyeimbang lewat kerja sama apik antara Sasa Lukic dan Tom Cairney.
"Gol tersebut adalah contoh yang baik di mana Sasa menerima bola, bagaimana kami memecah lini pertahanan dan, tentu saja, penyelesaian akhir yang berkelas dari Tom Cairney. Gol yang luar biasa dari kami, sangat layak didapatkan," puji Silva.
Pelatih asal Portugal itu juga menyoroti mentalitas menyerang timnya meski bermain sebagai tamu. Menurutnya, Fulham adalah tim yang lebih banyak menekan dan mengontrol jalannya pertandingan di paruh ofensif.
"Saya setuju bahwa kami mungkin layak mendapatkan lebih dari pertandingan ini. Pertandingan yang ketat, seperti yang kami harapkan, kedua tim saling menghormati. Kami lebih memegang kendali sebelum mereka mencetak gol, dan saya pikir kami adalah tim yang lebih berinisiatif untuk mencoba memenangkan laga," tutupnya.
Hasil imbang ini menempatkan Fulham tetap bersaing di papan tengah klasemen Liga Premier Inggis. Sekaligus menunjukkan konsistensi permainan mereka di bawah arahan Silva di awal tahun 2026 ini. (Fulham/Z-2)
Fulham sukses menaklukkan Aston Villa 1-0 di Craven Cottage. Gol Ryan Sessegnon membawa The Cottagers mendekati zona Eropa dan memutus rekor apik Emery.
Fulham menjamu Aston Villa di Craven Cottage. Simak prediksi susunan pemain, statistik head-to-head, dan ambisi Villa amankan posisi empat besar.
Brentford tertahan imbang 0-0 oleh Fulham di Gtech Community Stadium. Penampilan gemilang Bernd Leno paksa The Bees raih hasil imbang kelima beruntun.
Brentford menjamu Fulham di Gtech Community Stadium. The Bees incar posisi kompetisi Eropa, sementara Marco Silva punya rekor apik lawan tuan rumah.
Rio Ngumoha baru berusia 17 tahun, namun sudah diprediksi memiliki potensi untuk menjadi pemain hebat Liverpool apalagi setelah pertandingan Liverpool vs Fulham di Liga Inggris, Sabtu (11/4)
Simak profil lengkap Rio Ngumoha, bintang muda Liverpool yang direkrut dari Chelsea, serta fakta performanya dalam laga melawan Fulham
Nathaniel Clyne merasa ambivalen setelah Crystal Palace ditahan imbang Fulham 1-1.
Duel sengit bertajuk Derby London di awal 2026 berakhir imbang 1-1. Fulham sukses mencuri poin di Selhurst Park berkat gol penyelamat Tom Cairney.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved