Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Manajemen Persebaya Surabaya menyatakan Bruno Moreira dalam kondisi baik dan siap bermain dalam laga lanjutan Liga 1 melawan Borneo FC pada 7 Maret mendatang. Sebelumnya, muncul kekhawatiran Bruno mengalami cedera usai kepalanya disepak oleh pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi pada laga sebelumnya.
"Setelah dilakukan observasi lanjutan oleh tim medis, Bruno dalam keadaan baik. Pak Presiden Persebaya memang langsung memerintahkan untuk dilakukan observasi. Indikasinya memang ada traumatic brain injury, namun Alhamdulillah baik-baik saja," ujar Sekretaris Persebaya Surabaya Ram Surahman, Kamis (7/3).
Selain itu, sejumlah pemain Persebaya yang sempat absen karena akumulasi kartu seperti Reva Adi Utama, Arief Catur Pamungkas dan Andre Oktaviansyah juga sudah dapat bertanding.
Baca juga : PSS Tuding Persebaya berlebihan
"Reva, Catur sama Andre sudah bisa main, termasuk Bruno sudah berada di sana," katanya.
Namun, lanjutnya, untuk penjaga gawang Ernando Ari Sutaryadi belum bisa diturunkan karena masih dalam tahap pemulihan.
Sementara itu, Direktur operasional Persebaya Candra Wahyudi menilai apa yang dilakukan pemain PSS Sleman Wahyudi Hamisi dengan menendang kepala Bruno Moreira adalah tindakan yang sangat fatal adn berbahaya.
"Terlepas dari kondisi Bruno yang baik-baik saja, apa yang dilakukan pemain PSS Sleman ini punya risiko yang sangat fatal. Bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Penekanannya di sana," ucap Candra.
KOMISI Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain 3 pertandingan kepada gelandang PSS Sleman, Wahyudi Hamisi karena menendang kepala Bruno Moreira.
Dalam laga Liga 1 antara PSS dan Persebaya terjadi keributan di menit 15 ketika gelandang PSS Wahyudi Hamisi dianggap melanggar penyerang Persebaya Bruno Moreira.
Persebaya gelar Jersey Run di Surabaya sebagai ajang pemersatu suporter lintas klub jelang Green Force Run 2026 di Tugu Pahlawan.
Persebaya Surabaya takluk 1-2 dari Madura United pada lanjutan Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4) malam.
Kekalahan tipis yang dialami Persebaya Surabaya atas Madura United pada pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 memicu sorotan terhadap kepemimpinan wasit
Disarankan agar laga tersebut dipindahkan ke luar daerah demi menjaga kondusivitas.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, sebut tekanan untuk menang ada di Persija Jakarta jelang duel di SUGBK, Sabtu (11/4). Kemenangan jadi harga mati.
Meskipun Persebaya berhasil menumbangkan Persita Tangerang 1-0, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares, mengakui bahwa dirinya harus memutar otak untuk menyusun komposisi pemain.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved