Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BELANDA dan Ekuador akan bersaing untuk memuluskan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia Qatar. Diketahui, kedua tim akan bertemu di Stadion Internasional Khalifa pada Jumat (25/11) malam WIB.
Adapun kedua tim sama-sama mendapat kepercayaan diri, setelah memetik kemenangan di laga pertama. Belanda sukses menaklukan Senegal dengan skor 2-0.
Sementara itu, Ekuador berhasil mengatasi perlawanan tuan rumah Qatar dengan skor serupa. Kemenangan tentu dibutuhkan kedua tim di pertandingan ini, demi membuka peluang lolos ke babak 16 besar.
Kemenangan atas Ekuador juga akan membuka peluang Belanda menjuarai Grup A, dengan lawan tuan rumah di akhir babak penyisihan grup. Jika De Oranje, julukan Belanda, berhasil menjuarai Grup A, mereka akan menghadapi runner-up dari Grup B di babak 16 besar, yang bisa jadi adalah Inggris, Wales, Amerika Serikat atau Iran.
Baca juga: Pelatih Pastikan Serbia tidak Takut dengan Brasil
Akan tetapi, Belanda yang bermodalkan komposisi pemain lebih baik, tak boleh mengendurkan fokus. Sebab, bukan tidak mungkin Ekuador bisa membuat kejutan.
Kapten Belanda, Virgil van Dijk, memperingatkan rekan setimnya untuk mewaspadai kecepatan yang dimiliki pemain Ekuador. Di laga pertama, Belanda sempat direpotkan dengan kecepatan pemain Senegal, yang menyerang lini pertahanan Van Dijk dkk.
"Kami terlalu sering membiarkan diri terkena serangan balik Senegal. Itu adalah area yang perlu kami tingkatkan, karena itu seni yang sangat bagus untuk lawan kami berikutnya, Ekuador," pungkas Van Dijk.
Selain itu, salah satu fokus utama yang diperbaiki De Oranje adalah transisi dari menyerang ke bertahan, atau saat tim kehilangan bola. Titik lemah itu dinilai cukup terlihat saat Belanda melawan Senegal.
Baca juga: Kedinginan di Stadion Gurun yang Terik
"Kecepatan itu yang harus kami tangani dengan sebaik-baiknya melawan Ekuador. Mereka memiliki karakter permainan yang mirip (dengan Senegal)," imbuhnya.
Ekuador berharap kapten tim, Enner Valencia, yang mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Qatar, bisa kembali bugar saat melawan Belanda.
Valencia terpaksa diganti pada paruh kedua pertandingan, setelah tertatih-tatih di menit ke-77. Penyerang Fenerbahce itu menjadi tumpuan lini serang La Tricolor, julukan Ekuador, saat memborbardir pertahanan tuan rumah.
Penjaga gawang Ekuador Hernan Galindez menyebut Belanda merupakan tim kuat, dengan kualitas pemain yang merata. Dia meminta timnya tidak boleh membiarkan Belanda menguasai bola dengan nyaman. La Tricolor harus memberikan tekanan kepada De Oranje.(Sportsmole/OL-11)

Gelandang Tottenham Hotspur Xavi Simons absen di Piala Dunia 2026 dan sisa musim Liga Primer Inggris akibat cedera ACL saat melawan Wolves. Simak dampaknya bagi Spurs.
Piala Dunia 1978 Argentina menyisakan sejarah besar. Simak daftar peserta, hasil final di Estadio Monumental, hingga kontroversi politik yang terjadi.
Mengenang Piala Dunia 1974 di Jerman Barat. Simak daftar peserta, hasil final di Olympiastadion, hingga kisah menarik Total Football Belanda.
Belanda memimpin daftar negara spesialis 'nyaris juara' di Piala Dunia. Simak sejarah tragis De Oranje dan tim besar lainnya yang gagal angkat trofi.
Simak profil lengkap Timnas Belanda di Piala Dunia 2026. Analisis skuad Ronald Koeman, pemain kunci seperti Xavi Simons, hingga peluang di Grup F.
Hasil laga persahabatan Belanda vs Ekuador berakhir imbang 1-1. Oranje bermain dengan 10 orang sejak menit ke-12 setelah Denzel Dumfries kartu merah.
Intip profil lengkap Timnas Ekuador di Piala Dunia 2026. Analisis kekuatan La Tri di bawah Sebastian Beccacece dan peluang lolos dari Grup E.
Menurut Moises Caicedo, timnas Ekuador memiliki potensi besar untuk melangkah lebih jauh dari sekadar partisipan di Piala Dunia 2026.
Mario Pineida menjadi korban penembakan brutal yang terjadi di Kota Guayaquil pada Rabu (17/12) waktu setempat.
Kekalahan dari timnas Ekuador tidak menggoyahkan posisi timnas Argentina di puncak klasemen kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Conmebol dengan raihan 38 poin.
Laga melawan timnas Ekuador ini merupakan kali pertama Carlo Ancelotti menukangi timnas Brasil usai didatangkan dari klub La Liga Real Madrid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved