Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN pemain Manchester United, Paul Scholes heran dengan kondisi di tim Setan Merah yang baru ditahan imbang 1-1 oleh Southampton pada pekan lanjutan Liga Premier di Stadion Old Trafford, Sabtu (12/2) malam WIB.
Ia mengkritik kepimimpinan Ralf Rangnick di MU sebagai manajer.
MU telah memecat Ole Gunnar Solskjaer, tapi penunjukan Ralf Rangnick sebagai manajer belum mampu untuk benar-benar meningkatkan performa tim.
Harapan empat besar mereka sekarang terus memudar usai serangkaian hasil yang mengecewakan, sementara asa mereka untuk meraih trofi juga semakin menipis setelah tersingkir di Piala FA melawan Middlesbrough.
Ralf Rangnick hanya memiliki dua tahun sebagai manajer dalam 10 tahun terakhir, di RB Leipzig pada musim 2015/2016 dan 2018/2019. Kurangnya pengalaman inilah yang dikritik Paul Scholes.
Baca juga: Thomas Tuchel Bertekad Menangkan Semua Trofi
“Anda akan berpikir harus ada rencana, mereka harus membawa pelatih sepak bola elit ke klub sepak bola untuk menghidupkan kembali situasi," kata Paul Scholes.
“Ini MU, mereka harus memiliki yang terbaik dari segalanya.. Untuk hal ini, saya rasa, tidak memiliki rencana dan justru membawa direktur olahraga," kata Scholes.
Meski dia mengkritik Ralf Rangnick, dia tetap mengapresiasi pelatih kebangsaan Jerman itu. Ia justru mengecam bagaimana para pemain MU tampil sepanjang laga kontra Southampton tidak memiliki semangat juang tinggi di pertandingan.
Bagi Setan Merah ini adalah kali ketiga mereka ditahan imbang setelah sempat unggul satu gol. Performa buruk ini membuat Scholes menilai para juniornya tidak punya motivasi dan enggan bekerja keras. P
"Dari apa yang saya lihat, para pemain tidak cukup bekerja keras. Banyak sekali talenta di tim ini, banyak sekali pemain bagus di dalam tim dan Anda pasti bisa menyebutkannya satu persatu. Tapi, tentu bekerja keras juga harus," kata Scholes.
Namun, Rangnick dengan tegas membantahnya. Rangnick hanya menginginkan lebih banyak agresivitas pemainnya.
"Saya tidak berpikir siapa pun di luar sana harus percaya bahwa para pemain tidak peduli, bahwa mereka suka mengalami hal-hal seperti itu secara berurutan," ujarnya.
Rangnick juga menggarisbawahi masalah MU adalah dalam mengonversi peluang menjadi gol. Cristiano Ronaldo kembali gagal mencetak gol dan ini menjadi pertandingan keenam ia tak bisa menjebol gawang lawan.
Ia menilai para pemainnya sulit untuk tetap kompak dalam jangka waktu yang lebih lama sepanjang pertandingan.
"Ini salah satu masalah kami. Yang lainnya adalah kami tidak cukup memanfaatkan peluang yang kami ciptakan. Hari ini kami memiliki rasio gol yang diharapkan 2,57 berbanding 0,7 dari Southampton," kata Rangnick.
MU saat ini berada di posisi kelima dengan 40 poin, kalah selisih gol dari West Ham United yang ada di posisi keempat. MU bisa dijauhi West Ham karena tim yang berbasis di London itu baru akan bermain nanti malam, Minggu (13/2) melawan Leicester City. (Mal/Goal/Independent/OL-09)
Tottenham Hotspur dikabarkan membidik Marcus Rashford jika Spurs sukses bertahan di Liga Primer Inggris, menyusul kabar Barcelona tak permanenkan sang pemain.
Michael Carrick menyanjung kontribusi Casemiro yang tampil tajam di musim pamungkasnya bersama Manchester United sebelum hengkang akhir musim 2025/2026.
Manchester United tampil beda dengan logo RED di jersey saat melawan Brentford. Simak alasan di balik kampanye kemanusiaan global ini.
Manchester United petik kemenangan 2-1 atas Brentford di Old Trafford. Gol Casemiro dan Benjamin Sesko amankan posisi tiga besar klasemen Liga Primer Inggris.
Manchester United menjamu Brentford di Old Trafford. Michael Carrick incar kemenangan demi posisi tiga besar, sementara Brentford buru tiket Eropa.
Chelsea juga dominan pada pertandingan tersebut dengan 58,7% penguasaan bola. Caicedo pun menyebut timnya tidak beruntung pada laga tersebut.
Ralf Rangnick menyesalkan kegagalan timnas Austria dalam mengubah tekanan menjadi peluang dan penyelamatan spektakuler kiper Turki di detik-detik terakhir laga Euro 2024.
Pelatih Timnas Austria Ralf Rangnick menilai timnya tidak memiliki keberuntungan sehngga kalah 1-2 dari Turki pada pertandingan 16 besar Euro 2024, Rabu (3/7) dini hari WIB.
TIket terakhir babak perempat final Piala Eropa 2024 akan diperebutkan tim kuda hitam Austria dan Turki yang akan berlaga di Stadion Red Bull Arena, Leipzig pada Rabu (3/7)
Ralf Rangnick tidak dihormati oleh para pemain Manchester United dengan Cristiano Ronaldo menyebut tidak pernah memandang Rangnick sebagai bosnya.
Ralf Rangnick memastikan timnas Austria sudah memiliki strategi untuk membendung permainan timnas Belanda dengan memperagakan penampilan level tinggi.
Pelatih Austria Ralf Rangnick menilai permainan timnya di bawah standar kendati menang 3-1 atas Polandia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved