Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUSAHA Prancis Bernard Tapie, yang meninggal dunia pada Minggu (3/10) di usia 78 tahun, merupakan motor yang membawa Marseille berjaya di kompetisi tertinggi antarklub Eropa pada 1993.
Namun, kariernya yang penuh gelar sebagai Presiden klub Ligue 1 itu harus berakhir dalam skandal pengaturan skor yang mencoreng reputasinya.
Saat gol sundulan Basile Boli menjebol gawang AC Milan dalam laga di Muenchen, 28 tahun lalu, sepak bola Prancis akhirnya meraih gelar kompetisi antarklub pertama mereka.
Baca juga: PSG Kalah Mengejutkan dari Rennes
Dilanda emosi, Tapie memeluk pelatih asal Belgia Raymond Goethals saat skuat Marseille, yang terdiri dari Didier Deschamps, yang kini menukangi timnas Prancis, penyerang Jerman Rudi Voeller, dan bintang Ghana Abedi Pele melakukan selebrasi.
Meski kini ada Paris Saint-Germain yang bergelimang uang dari Qatar, Marseille tetaplah merupakan satu-satunya klub Prancis yang telah memenangi trofi yang kini bernama Liga Champions itu.
Marseille juga sukses mepat kali menjadi juara Ligue 1 di bawah kendali Tapie, yang berarti namanya akan selalu dielu-elukan penggemar sepak bola di kota pelabuhan itu, serta oleh para pemain yang memperkuat Marseille di era kepemimpinannya.
"RIP Bernard Tapie, orang yang luar biasa, seorang legenda," ujar Chris Waddle, gelandang Inggris yang meninggalkan Marseille, setahun sebelum klub itu menjadi juara Eropa, Minggu (3/10).
'Ketika (Tapie) datang ke ruang ganti, kami mendapatkan semangat untuk menang," kenang Jocelyn Anglona, bek di tim Marseille 1993.
"Dia memiliki kepercayaan diri yang luar biasa dan berhasil menularkannya kepada kami. Dia selalu meminta kami untuk memberikan yang terbaik," lanjutnya.
Namun, karier Tapie di Marseille berakhir dengan memalukan dalam skandal terbesar di sepak bola Prancis,.
Beberapa hari sebelum kejayaan di Muenchen, muncul tuduhan bahwa Marseille menyogok Valenciennes, klub semenjana yang menjadi lawan mereka sebelum laga final Piala Eropa, agar tidak bermain terlalu serius.
Bukti utama tuduhan itu adalah uang sebesar 250 ribu francs, yang bernilai sekitar 55 ribu euro pada saat ini, yang ditemukan di dalam tanah di taman kediaman bini pemain Valenciennes Christophe Robert.
Kemudian muncul bukti bhawa Tapie mendatangani jaksa di Valenciennes, yang disebutnya sebagai kunjungan persahabatan.
Setelah proses penyelidikan yang memakan waktu 1,5 tahun, Tapie divonis bersalah melakukan kroupsi dan diganjar vonis 2 tahun penjara dengan satu tahun di antaranya dijadikan hukuman percobaan.
Tapie akhirnya hanya menjalankan hukuman penjara selama 165 hari setelah mengajukan banding.
Pada Minggu (3/10), saat Marseille mendengar kabar meninggalnya Tapie usai bertarung panjang melawan kanker, para pendukung klub Ligue 1 itu memilih fokus pada kejayaan yang dibawa tapie.
"Dia berutang segalanya pada Marseille dan Marseille juga berutang besar kepadaaya," ujar Didier Bertrand, pendukung Marseille berusia 57 tahun saat ditemui di sebuah kafe di kawasan Vieux Port. (AFP/OL-1)
Harapan Marseille menembus Liga Champions terancam pudar setelah ditahan imbang Nice 1-1. Elye Wahi jadi mimpi buruk mantan klubnya di menit akhir.
Rennes menang dramatis 2-1 atas Nantes berkat gol larut Valentin Rongier. Kemenangan ini menjaga peluang Rennes ke Liga Champions musim depan.
Lille perpanjang rekor tak terkalahkan usai menang 1-0 atas Paris FC. Penalti Matias Fernandez bawa Lille tempel ketat Lyon di klasemen Ligue 1.
Duel sengit Le Havre vs Metz di Ligue 1 berakhir imbang 4-4. Gauthier hein jadi bintang Metz, sementara Le Havre perpanjang tren tanpa kemenangan.
Strasbourg raih kemenangan dramatis 3-2 atas Lorient di Ligue 1 lewat gol Andrew Omobamidele di menit 90+9. Simak ulasan lengkap pertandingannya.
Simak preview Marseille vs Nice di Ligue 1. Analisis kekuatan, prediksi susunan pemain, dan head-to-head Derby de la Mediterranee.
Juwono Sudarsono mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (28/3) pukul 13.45 WIB di RS Pondok Indah, Jakarta.
KABAR duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu (7/3) pukul 16.33 WIB di usia 35 tahun.
Vidi Aldiano bukan sekadar penyanyi; ia adalah simbol optimisme yang mengubah wajah kemoterapi yang menakutkan menjadi sebuah 'Spa Day' yang penuh harapan.
Telusuri perjalanan Jesse Jackson, tokoh hak sipil Amerika Serikat yang menjembatani warisan Martin Luther King Jr menuju era kepemimpinan modern.
Selain di STF Driyarkara, pemikiran almarhum juga sering mewarnai kuliah umum di berbagai universitas serta menjadi rujukan bagi para pegiat budaya di Indonesia.
Selama lebih dari enam dekade, Ratu Sirikit menikah dengan raja terlama di Thailand, Raja Bhumibol Adulyadej, yang meninggal dunia pada 2016.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved