Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ITALIA tidak mampu memaksimalkan keuntungan sebagai tuan rumah dan harus puas berbagi angka dengan Bulgaria dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Jumat (3/9) dini hari WIB.
Pelatih Italia Roberto Mancini menegaskan Azzurri telah melakukan segala yang mereka bisa untuk mengalahkan Bulgaria. Tetapi, ia mengakui skuat asuhannya tidak cukup klinis untuk bisa membuat mereka meraih kemenangan.
Gli Azzurri mampu menguasai pertandingan yang digelar di Stadio Artemio Franchi itu. Bahkan mereka bisa unggul lebih dulu melalui Federico Chiesa pada menit ke-14. Bulgaria kemudian menyamakan kedudukan menit ke-39 lewat gol Atanas Iliev.
Baca juga: Italia Ditahan Imbang Bulgaria
Tidak ada gol tambahan hingga laga berakhir. Mancini mengaku timnya benar-benar mengalami kebuntuan.
"Kami seharusnya lebih klinis. Kami menciptakan banyak peluang. Itu salah satu pertandingan di mana jika kami bermain selama setengah jam lagi, bola tetap tidak akan masuk,” kata Mancini.
“Mereka bertahan dengan baik. Kami juga sudah melakukan yang terbaik. Mereka mencetak gol melalui serangan balik, itulah sepak bola,” lanjutnya.
Adapun tambahan satu poin tidak mengubah posisi Italia di urutan pertama klasemen Grup C lewat koleksi sepuluh angka dari empat pertandingan perdana. Sementara itu, Bulgaria meraih dua poin.
Azzurri selanjutnya akan menghadapi Swiss yang berada di posisi kedua di Basel, Senin (6/9) dini hari WIB.
Meski mendapat hasil imbang, Italia tetap mencetak rekor pada pertandingan tersebut. Gli Azzuri menyamakan rekor Spanyol dan Brasil yang tidak terkalahkan sepanjang 35 pertandingan.
Selain itu, Mancini juga mencatatkan rekor yakni tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan kandang beruntun. Dia mengalahkan rekor seniornya Marcello Lippi (17 laga). (Raisport/OL-1)
Mengenang Piala Dunia 2006 di Jerman. Simak daftar peserta, hasil final Italia vs Prancis di Berlin, hingga kontroversi tandukan Zinedine Zidane.
Mengenang Piala Dunia 1982 di Spanyol. Simak daftar peserta, hasil final Italia vs Jerman Barat, hingga kontroversi Disgrace of Gijon.
Piala Dunia 1938 di Prancis menjadi saksi kejayaan Italia mempertahankan gelar dan debut Hindia Belanda (Indonesia) di tengah bayang-bayang Perang Dunia II.
Gennaro Gattuso resmi mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Italia setelah gagal membawa negara tersebut lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
SEPAK bola Italia kembali dilanda krisis setelah Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, resmi mengundurkan diri pada Kamis (2/4) waktu setempat.
Gianluigi Donnarumma ungkap kesedihan mendalam usai Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Simak pernyataan lengkap sang kapten di sini.
Pada Oktober 2011, tim asuhan Roberto Mancini menghancurkan tim juara asuhan Sir Alex Ferguson, mencetak enam gol dan menjadi penanda persaingan
Roberto Mancini meninggalkan Timnas Italia pada Agustus 2023 dan sempat menukangi Timnas Arab Saudi.
PELATIH Roberto Mancini mengakui bahwa ia menyesali keputusannya untuk meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih Italia menuju Arab Saudi.
Renard diikat kontrak hingga akhir 2025 dengan opsi perpanjangan hingga Piala Asia 2027.
PELATIH asal Italia, Roberto Mancini, mencapai kesepakatan bersama dengan Federasi Sepak Bola Arab Saudi untuk mengakhiri kontraknya sebagai pelatih tim nasional.
PELATIH timnas Arab Saudi Roberto Mancini diterpa kabar pemecatan. Media Italia La Gazzetta dello Sport menyebut sang pelatih terancam didepak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved