Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELUANG Timnas Indonesia lolos dari penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia memang telah tertutup. Namun kemenangan melawan Malaysia malam ini di Stadion Bukit Jalil tetap wajib diperjuangkan Skuat Garuda.
Tiga angka akan menjadi obat kekecewaan menyusul kekalahan di empat laga awal. Kemenangan di Bukit Jalil juga akan jadi pembalasan atas kekalahan 2-3 dalam pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Karno, 5 September lalu.
Namun, kemenangan atas Malaysia dipastikan tidak akan mudah diraih. Sejumlah persoalan mengiringi keberangkatan Skuat Garuda ke Negeri Jiran, mulai dari performa jeblok hingga gonjing-ganjing keberadaan Simon McMenemy di kursi pelatih meski telah dipecat.
Mantan bek timnas, Yeyen Tumewa yang sebelumnya menjadi asisten McMenemy didapuk PSSI untuk memimpin Greg Nwokolo dan kolega dalam laga kali ini. Meski kondisi tim tidak kondusif Yeyen mengaku telah melakukan perbaikan agar Timnas bisa memberikan yang terbaik dan membalas kekalahan dari Harimau Malaya.
“Kami melakukan banyak perbaikan agar tim bisa bangkit dari empat laga dengan hasil kurang maksimal. Laga ini menjadi momentum agar kami meraih kemenangan,” kata Yeyen.
Untuk bisa meraih kemenangan, Yeyen memanggil sejumlah pemain debutan yakni Ardi Idrus, TM Ichsan, Hendro Siswanto, Muhammad Tahir, dan Dedy Gusmawan yang diharapkan mampu membawa energi baru. Absennya Beto Goncalves di lini depan membuat Yeyen praktis hanya akan mengandalkan dua penyerang naturalisasi lainnya, yakni Nwokolo dan Osas Saha serta penyerang lokal Lerby Eliandry.
Di sisi Malaysia Pelatih Tan Cheng Hoe mengaku tak ingin menanggap enteng kekuatan Indonesia. Walau ditangani Yeyen, Tan mengaku hal itu justru menjadi kekuatan baru Indonesia.
“Akan ada perlawanan dari karena Indonesia, karena mereka turun dengan barisan pemain baru, pelatih baru. Mereka juga melalukan persiapan dengan serius sejak seminggu lalu di Malaysia,” ungkap Tan. (Faj/R-1)
Kericuhan yang terjadi di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4) tersebut dipicu oleh protes terhadap gol kedua Dewa United yang dianggap offside.
Operator kompetisi, I.League, mengecam keras tindakan tidak sportif tersebut, terlebih karena terjadi di level pembinaan pemain muda.
Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan sanksi berat bagi pemain dan akan evaluasi wasit oleh Yoshimi Ogawa pascakericuhan di Stadion Citarum.
Gelandang Madura United Jordy Wehrmann mengungkapkan keinginannya membela Timnas Indonesia usai laga kontra Persebaya. Simak profil dan harapannya.
Erick Thohir menyebut proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 masih ditunda menyusul perubahan kalender FIFA dan evaluasi AFC.
Tiket FIFA Series tak habis terjual, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ajang tersebut berbeda dengan piala dunia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved