Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
FIFA dan AFC akan mengirim langsung perwakilannya untuk memantau jalannya kongres Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia di Hotel Shangri-La, Jakarta, 2 November mendatang.
Kehadiran induk sepak bola dunia dan Asia itu untuk memantau dan mengawasi langsung jalannya KLB dengan agenda pemilihan ketua umum, wakil ketua umum dan anggota komite eksekutif PSSI.
Berdasarkan surat yang diterima PSSI, dua delegasi FIFA yang akan hadir, yakni Head of Member Association Governance Service, Luca Nicola dan Development Manager Southeast and East Asia, Lavin Vignesh.
Sedangkan delegasi AFC, yakni Head of South Asia Unit AFC Member Association and Regional Associations Departemen, Purushottam Kattel, Manager of Asean Unit AFC Member Association and Regional Associations Departement, Nhodkeo Phawadee, dan Secretary of AFC Member Association and Regional Associations Departement, Varankumar Sagaran.
Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha mengatakan dengan hadirnya wakil FIFA dan AFC itu semakin memperkuat legitimasi kepengurusan PSSI periode 2019-2023 yang dilahirkan dalam kongres tersebut.
Baca juga : Banding Diterima, Tiga Caketum PSSI Dinyatakan Lolos
“Kita tentu berharap acara KLB PSSI bisa berjalan dengan lancar dan tertib serta menghasilkan output yang positif untuk sepak bola Indonesia ke depan," kata Tisha, dilansir dari laman PSSI.
Seperti diketahui, sejauh ini Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) telah menetapkan 11 calon ketua umum, 15 calon wakil ketum, dan 71 calon komite eksekutif (exco).
Para kandidat akan melangsungkan sosialisasi dan kampanye pada 23 hingga 31 Oktober dan ditutup dengan digelarnya debat antarkandidat di depan para voters yang terdiri dari 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1, 22 klub Liga 2, 10 klub Liga 3, 1 asosiasi futsal, dan 1 asosiasi sepak bola wanita.
Jelang kongres nanti, calon wakil ketua umum PSSI Mohamad Kusnaeni mengaku sudah siap menyampaikan program-program pada para voters ini. Komentator sepak bola itu mengatakan tak ingin dianggap sebagai pengkritik PSSI.
"Selama ini kita dianggap cuma koar-koar di luar. Sekarang saya ingin buktikan kalau saya tidak hanya berani di luar saja dan siap kalau jadi pengurus," ungkap pria yang disapa Bung Kus itu.
Ketika disinggung mengenai program apa yang ingin ia tawarkan, ia mengaku enggan menjelaskan lebih lanjut.
"Ya, nanti lah, tunggu tanggal mainnya. Nanti dicontek sama calon lain," ungkapnya seraya tertawa. (OL-7)
Kericuhan yang terjadi di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4) tersebut dipicu oleh protes terhadap gol kedua Dewa United yang dianggap offside.
Operator kompetisi, I.League, mengecam keras tindakan tidak sportif tersebut, terlebih karena terjadi di level pembinaan pemain muda.
Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan sanksi berat bagi pemain dan akan evaluasi wasit oleh Yoshimi Ogawa pascakericuhan di Stadion Citarum.
Gelandang Madura United Jordy Wehrmann mengungkapkan keinginannya membela Timnas Indonesia usai laga kontra Persebaya. Simak profil dan harapannya.
Erick Thohir menyebut proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 masih ditunda menyusul perubahan kalender FIFA dan evaluasi AFC.
Tiket FIFA Series tak habis terjual, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ajang tersebut berbeda dengan piala dunia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved