Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
EMPAT calon ketua umum dan wakil ketua umum PSSI (Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia) berbondong-bondong mendatangi kantor PSSI untuk mengajukan banding, Jumat (11/10). Arif Putra Wicaksono, Doni Setiabudi, Sarman El Hakim dan Yesayas Oktavianus merupakan keempat caketum dan cawaketum yang keberatan dengan keputusan tim verifikasi.
Sebelumnya, pada Kamis (10/10) tim verifikasi yang dikepalai oleh Syarif Bastaman memutuskan telah mencoret 3 caketum dan 7 cawaketum. Merespon hal ini, Arif dan lainnya pun memutuskan untuk mengajukan banding dikarenakan alasan pencoretan tersebut kurang masuk akal.
"Kalau saya baca di laman KP PSSI, alasan saya dicoret namanya mengaju kepada statuta, dan saya baca isinya mengenai calon harus aktif selama 5 tahun di koridor PSSI. Nah, saya lihat di KBBI bahwa koridor itu jalan bukan rumah, berarti selama ini saya sudah melakukan semua persyaratan itu," ungkap Arif kepada Media Indonesia, Jumat (11/10).
Baca juga: KP Tolak Tiga Nama Kandidat Ketum PSSI
Arif menganggap bahwa selama ini dia sudah melakukan banyak hal untuk perkembangan sepak bola Indonesia dan hal itu pun seharusnya masuk dalam koridor persepakbolaan di Indonesia. Mulai dari training camp U17 dan U19, diadakannya friendly match, sponsorship dan lainnya sudah ia lakukan.
Selain itu, melihat dari berkas yang sudah ia kumpulkan, Arif pun merasa tidak ada permasalahan mengenai pemberkasan yang dia ajukan. Maka dari itu, Arif memutuskan untuk mengajukan banding bersama caketum dan cawaketum lainnya.
"Kalau dari saya, berkas sih nggak ada masalahan karena saya sudah memberikan berkas selengkap mungkin waktu itu. Maka dari itu saya mau ajukan banding bersama Pak Doni, Pak Sarman dan Yesayas di kantor PSSI hari ini," lanjutnya.
Senada dengan yang disampaikam oleh Arif, Sarman pun merasa bahwa ajukan banding merupakan langkah yang tepat untuk mengetahui alasan mengenai pencoretan nama mereka. Dengan mendatangi kantor PSSI, Sarman pun berharap bahwa tim verifikasi bisa memberikan jawaban yang masuk akal.
"Itu bukan nggak lolos, kami cuma dicoret dan boleh melakukan banding makanya saat ini saya langsung mendatangi kantor PSSI. Saya langsung telepon ketua pemilihan dan dia menyuruh saya ke kantor PSSI," pungkasnya. (OL-4)
Kericuhan yang terjadi di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4) tersebut dipicu oleh protes terhadap gol kedua Dewa United yang dianggap offside.
Operator kompetisi, I.League, mengecam keras tindakan tidak sportif tersebut, terlebih karena terjadi di level pembinaan pemain muda.
Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan sanksi berat bagi pemain dan akan evaluasi wasit oleh Yoshimi Ogawa pascakericuhan di Stadion Citarum.
Gelandang Madura United Jordy Wehrmann mengungkapkan keinginannya membela Timnas Indonesia usai laga kontra Persebaya. Simak profil dan harapannya.
Erick Thohir menyebut proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 masih ditunda menyusul perubahan kalender FIFA dan evaluasi AFC.
Tiket FIFA Series tak habis terjual, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ajang tersebut berbeda dengan piala dunia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved