Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM satgas antimafia bola Bareskrim Polri batal memeriksa mantan Exco PSSI yang jadi salah satu tersangka penganturan skor. Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.
"Ternyata untuk pemeriksaan terhadap Pak Hidayat dari tim satgas anti mafia bola di Bareskrim tidak jadi hari ini," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/2).
Baca juga: Terlilit Utang, Pemuda di Depok Mengaku Terpaksa Jadi Kurir Sabu
Sedianya, polisi menjadwalkan Hidayat untuk melakukan pemeriksaan pada hari ini, Rabu (27/2). Argo juga tidak menjelaskan secara rinci terkait pembatalan pemeriksaan tersebut. Namun, dirinya menyatakan akan kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap Hidayat. "Nanti akan diagandakan ulang," ucap Argo
Seperti diketahui, Mantan Exco PSSI Hidayat ditetapkan menjadi tersangka pada Jumat (22/2). Hidayat diduga melakukan penyuapan dalam pertandingan PSS Sleman melawan Madura FC di Liga 2. (OL-6)
Kericuhan yang terjadi di Stadion Citarum, Semarang, pada Minggu (19/4) tersebut dipicu oleh protes terhadap gol kedua Dewa United yang dianggap offside.
Operator kompetisi, I.League, mengecam keras tindakan tidak sportif tersebut, terlebih karena terjadi di level pembinaan pemain muda.
Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan sanksi berat bagi pemain dan akan evaluasi wasit oleh Yoshimi Ogawa pascakericuhan di Stadion Citarum.
Gelandang Madura United Jordy Wehrmann mengungkapkan keinginannya membela Timnas Indonesia usai laga kontra Persebaya. Simak profil dan harapannya.
Erick Thohir menyebut proses bidding tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 masih ditunda menyusul perubahan kalender FIFA dan evaluasi AFC.
Tiket FIFA Series tak habis terjual, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menilai ajang tersebut berbeda dengan piala dunia
Jaksa AS mengungkap skema pengaturan skor besar-besaran di basket perguruan tinggi (NCAA). Melibatkan puluhan pemain dan taruhan hingga ratusan ribu dolar.
Maduka Okoye sebelumnya dituduh sengaja mencari kartu kuning pada laga melawan Lazio pada Maret 2024, yang diduga terkait dengan taruhan senilai 120.000 euro.
Skandal pengaturan skor itu terjadi di dua leg pertandingan kualifikasi Liga Konferensi UEFA musim 2023/2024 antara Arsenal Tivat dan klub Armenia, Alashkert FC, pada Juli 2023.
PELATIH Bali United Stefano Cugurra mengharapkan sanksi keras kepada oknum pelaku untuk mencegah praktik pengaturan skor atau match fixing dalam kompetisi sepak bola tanah air.
Zwayer mengungkapkan dirinya pernah mendapatkan ancaman pembunuhan sejak Jude Bellingham mengkritik kepemimpinannya dalam laga Bundesliga antara Borussia Dortmund dan Bayern Muenchen.
Dugaan terhadap adanya pengaturan pertandingan di liga sepak bola Indonesia di setiap tingkatan mulai Liga 1, Liga 2 dan seterusnya kerap terdengar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved