Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MOBIL milik Brigjen (Purn.) Hendrawan Ostevan, yang ditemukan tewas mengambang di perairan Marunda, Jakarta Utara, akhirnya ditemukan. Penemuan mobil ini tak jauh dari titik korban ditemukan dan sudah dievakuasi ke darat sejak siang tadi.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan mobil berjenis sedan itu dievakuasi oleh tim gabungan Basarnas dan Ditpolair Polda Metro Jaya serta Polsek Tanjung Priok. Tim penyelam menemukan mobil tersebut pada pukul 08.55 WIB, pagi tadi, hingga berhasil dilakukan evakuasi pukul 10.48 WIB
"Alhamdulillah, kita telah berhasil menemukan objek yang dicari setelah hari ketiga, yaitu berupa kendaraan roda empat tadi pada pukul 8.55 WIB, kemudian kami lakukan pengikatan dan juga pengangkatan pada pukul 10.48 WIB," kata Desiana di lokasi, Sabtu, 18 Januari 2025.
Pencarian hari ini memasuki hari ketiga, sejak petugas Basarnas dari Kantor SAR Jakarta terjun ke lokasi bersama tim penyelam pada Kamis, 16 Januari 2025.
13 penyelam dari Basarnas Special Group kembali melakukan penyelaman ke perairan yang diduga menjadi titik jatuhnya mobil. Tidak sampai satu jam pencarian di bawah air, titik pasti mobil korban akhirnya ditemukan. Tim langsung turun ke dasar laut untuk mengikatkan tali pengait ke bagian mobil itu. Kemudian, dari bawah air mobil diangkat menggunakan alat berat crane ke atas dermaga.
"Tadi 10.48 WIB pengangkatannya kita mulai, berhasil diangkatnya tidak lama ya, sekitar 15 menit lah. Alhamdulillah lancar ya semua, dengan cara tim penyelam kami mengikat, tim BSG memang sangat sudah expert di bidang ini," kata Desiana.
Sebelumnya berdasarkan rekaman CCTV, mobil yang dikendarai almarhum pensiunan TNI itu melaju di dermaga pada pukul 00.40 WIB, Kamis, 9 Januari 2025, hingga akhirnya tercebur ke perairan. Rekaman itu memperlihatkan mobil yang dikendarai korban melaju dalam kecepatan sedang di dermaga yang saat itu sepi.
Mobil melaju dengan lampu menyala, dari sisi barat menuju ke sisi timur dermaga. Sementara itu, berdasarkan rekaman CCTV kedua, terlihat posisi terceburnya mobil yang dikendarai Hendrawan berada di belakang sebuah kapal tongkang.
Sementara, jenazah korban yang juga diketahui merupakan eks anggota Badan Intelijen Negara (BIN) ditemukan mengapung di laut Marunda pada Jumat, 10 Januari 2025 sore, tak jauh dari titik jatuhnya mobil.
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Ia mengatakan mereka diciduk dari sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas mulai dari sepanjang Jalan Raya Cilincing, Marunda, Kalibaru, depan NPCT1.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved