Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, hingga saat ini DPR belum menerima Surat Presiden (Surpres) penggantian Panglima TNI dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sufmi meyakini, presiden telah memahami betul soal aturan tenggat waktu penyerahan Surpres sebelum Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto resmi memasuki masa pensiun.
"Sampai saat ini belum ada surat yang masuk. Nanti kita akan langsung kabarin kalau surat dari presiden sudah sampai ke DPR," ungkap Sufmi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/9).
Mengenai nama yang akan ditunjuk oleh presiden, Sufmi menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan penuh dari presiden. Menurut Sufmi, DPR tidak berhak untuk mencampuri penunjukkan nama yang akan ditulis preisden dalam Surpres penggantian Panglima TNI.
Baca juga : Pemerintah Terbitkan Lagi Aturan Larangan PNS Ikut Kampanye
"Kita dalam posisi tidak mencampuri hak beliau," ungkapnya.
Menurut Sufmi presiden telah mengetahui jadwal masa reses DPR pada awal bulan Oktober. Oleh karena itu, Sufmi menilai presiden masih memiliki cukup waktu untuk menyerahkan Surpres kepada DPR sebelum masa reses berlangsung.
"Mungkin selain pertimbangan sendiri presiden juga menghitung waktunya. Nanti kita tunggu saja," ungkapnya. (OL-7)
Firdaus Syam, menegaskan, tidak ada alasan bagi organ negara melakukan suatu tindakan yang brutal dan tindakan yang kejam terhadap warganya.
Pengamat keamanan Muradi mengkritik instruksi "masuk bunker" bagi prajurit TNI di Lebanon. Ia mendesak pemerintah memberi mandat balas serangan atau menarik pasukan demi keselamatan
Panglima TNI Agus Subiyanto pimpin pemakaman militer Mayor Zulmi Aditya di TMP Cikutra Bandung. Almarhum gugur saat misi perdamaian Libanon
DPR menilai perintah Panglima TNI agar prajurit berlindung di bunker di Libanon sebagai langkah cepat demi keselamatan di tengah eskalasi konflik.
PANGLIMA TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan prajurit TNI yang kini bertugas dalam misi perdamaian bersama UNIFIL di Libanon tetap berada di dalam bungker.
Pemerintah memberikan santuan bagi keluarga prajurit TNI yang gugur di Libanon.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved