Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU pembobolan data atau akses ilegal aplikasi PeduliLindungi.com, akhirnya ditangkap pihak kepolisian. Ada empat orang yang diduga terlibat dalam kasus ini, salah satunya adalah pegawai kelurahan.
Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Iman, pelaku memanfaatkan situasi pandemi saat ini, di mana sertifikat vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu syarat dalam melakukan perjalanan atau kunjungan ke tempat-tempat tertentu.
Sempat pula beredar sertifikat vaksin Covid-19 Presiden Joko Widodo di media sosial. Meski kabarnya kebocoran data itu bukan dari aplikasi PeduliLindungi, melainkan dari data-data di KPU.
Informasi NIK milik Presiden Jokowi telah tersedia pada situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sementara informasi tanggal vaksin dapat ditemukan dalam pemberitaan di media massa.
Terkait penangkapan beberapa pihak yang diduga pembobol data peserta vaksinasi oleh Polda Metro Jaya, Moeldoko Kepala Staf Kepresidenan (KSP) mengapresiasi kinerja kepolisian yang dengan cepat menangkap pelaku pembobolan data peserta vaksin tersebut.
"Kita apresiasi kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut," kata Moeldoko singkat kepada wartawan, Rabu (9/9/2021).
Moeldoko berharap ke depan, perlindungan baik data peserta vaksin serta data-data para pejabat bisa lebih diperbaiki, sehingga tidak mudah dibobol oleh pihak manapun.
Sementara itu, Fadjroel Rachman Juru Bicara Presiden RI mengatakan "Alhamdulillah, sudah ada tindakan cepat, baik dari kepolisian dalam hal ini Polda Metro Jaya maupun Menteri Kesehatan, terkait data-data pejabat yang disebutkan beredar di publik maupun data-data masyarakat umum peserta vaksin. Demikian juga terhadap pelaku-pelaku pembobol data tersebut sudah diambil tindakan".
Ke depan, lanjut Fadjroel, pemerintah bersama pihak-pihak terkait segera menangani problem teknis, administratif, maupun hukum terkait dengan masalah ini.
"Kami meyakinkan kepada publik bahwa pemerintah bertindak segera, cepat, dan terukur bersama pihak-pihak terkait supaya data-data milik publik bisa terlindungi," tukasnya.
Fadjroel mengatakan, digital literacy di Indonesia masih rendah. "Kebocoran data ini tentu menunjukkan masih adanya kelemahan. Namun, hal tersebut tentu akan segera diatasi. Meski demikian ia mengingatkan, bahwa pembobolan data digital berpotensi terjerat hukum," tuturnya. (RO/OL-09)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu Presiden Jokowi dan SBY di Istana Kepresidenan Jakarta. Pertemuan ini mengikuti silaturahmi sebelumnya dengan Megawati.
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved