Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Afghanistan mengharapkan Jusuf Kalla dan ulama-ulama di Indonesia bisa mengundang pihak Taliban untuk berdialog mengakhiri konfl ik kekerasan di negara tersebut.
Menteri Agama dan Haji Republik Islam Afghanistan Mohammad Qasim Halimi menyebutkan pihaknya bersedia berunding dengan Taliban atas inisiasi dari JK dan ulama di Indonesia.
“Kita ingin Pak JK dan ulama Indonesia memfasilitasi dialog ulama Afghanistan dan ulama Taliban untuk mengakhiri konflik,” katanya saat berdialog dengan Jusuf Kalla (JK) seperti yang dilaporkan wartawan Media Indonesia Emir Chairullah dari Istana Presiden Afghanistan Char Chinar Palace di Kabul, kemarin.
Ia menyebutkan, selama ini terjadi perbedaan di antara faksi di Afghanistan yang ingin mencari bentuk pemerintahan negara Islam mana yang cocok. Akibat perbedaan itu terjadi teror dan saling bunuh sesama warga. “Ini harus diakhiri. Kita ingin mendiskusikan bentuk pemerintahan yang cocok,” ujarnya.
Dalam menanggapi hal tersebut, JK yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Palang Merah Indonesia (PMI) menyatakan komitmennya untuk terus mengajak pihak-pihak yang berkonfl ik di Afghanistan untuk terus berunding mengakhiri kekerasan di negara tersebut. Pihaknya akan mengajak ulama-ulama di Indonesia untuk membujuk Taliban agar mau berdialog dengan pemerintah Afghanistan.
“Itu salah satu opsi untuk mengundang pihak-pihak yang terlibat konfl ik melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI),” kata Wakil Presiden Ke-10 dan Ke- 12 RI itu.
JK menyebutkan dirinya akan berkoordinasi dengan MUI mengenai ajakan tersebut. Selain itu, JK akan melapor ke Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk berkoordinasi. “Apalagi ini program yang pernah digagas pemerintah,” jelasnya.
Duta Besar RI untuk Afghanistan Arief Rachman mengatakan kedatangan Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla ke Kabul sangat dinantikan pihak otoritas Afghanistan untuk dapat memberikan solusi bagi perdamaian di negara Islam tersebut. (P-1)
PEMUDA Katolik merespons dua kali konferensi pers yang disampaikan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia Jusuf Kalla, yakni pada Sabtu, 18 April 2026, dan Selasa, 21 April 2026.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
Polemik ijazah Jokowi kembali mencuat setelah disorot Jusuf Kalla. Pengamat menilai masalah ini seharusnya bisa diselesaikan dengan transparansi dan kepastian hukum.
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, buka suara terkait nasihatnya kepada Mantan Presiden Joko Widodo terkait kasus ijazah palsu.
WAKIL Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa materi ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) hanya berfokus pada isu perdamaian, bukan penistaan agama.
Setelah satu tahun ditahan tanpa dakwaan, peneliti bahasa AS Dennis Coyle akhirnya dibebaskan oleh Taliban.
Pakistan dan Afghanistan sepakat menghentikan sementara konflik maut demi menghormati Idul Fitri, menyusul serangan udara di Kabul yang menewaskan ratusan jiwa.
Pakistan telah menyerang pusat rehabilitasi di ibu kota, sehingga mengakibatkan kematian dan luka-luka. Dia berjanji bahwa tindakan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.
Sebuah pusat rehabilitasi narkoba di Kabul hancur akibat serangan udara. Taliban tuduh Pakistan sebagai pelakunya, sementara ketegangan lintas batas meningkat.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved