Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KUASA hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar enggan membeberkan keberadaan kliennya saat ini. Ia beralasan Rizieq saat ini butuh privasi.
"Sedang beristirahat. Karena privasi beliau saya tidak bisa kemukakan, tapi beliau dalam kondisi beristirahat," kata Aziz, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (1/12).
Aziz mengatakan Rizieq sedang beristirahat untuk memulihkan kondisinya saat ini. Maka dari itu, ia mengatakan pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu tak bisa memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya hari ini terkait dengan kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.
Ia mengatakan, Rizieq yang baru saja keluar dari RS Ummi Bogor itu belum fit dan masih dalam tahap pemulihan.
Baca juga : FPI: Rizieq Diperiksa, Massa Akan Berbondong-bondong ke Polda
Aziz mengatakan Rizieq diwakili oleh tim kuasa hukum hari ini untuk memberi tahu alasan ketidakhadiran itu kepada polisi.
"Beliau tidak mangkir. Beliau tidak hadir, tapi diwakili oleh tim kuasa hukum untuk menyampaikan alasan tidak dapat memenuhi panggilan untuk pemeriksaan yang dimaksud dengan alasan masih beristirahat," kata Aziz.
Ia mengatakan penyidik menerima alasan itu, karena menyangkut dengan kesehatan. Ia mengaku Rizieq akan menghadiri jika nanti kesehatannya telah pulih kembali.
"Insyaallah," ujarnya. (OL-7)
Polda Metro Jaya memeriksa sopir taksi GreenSM dan menjadwalkan pemeriksaan masinis terkait tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.
Polisi jadwalkan pemeriksaan sopir taksi online dan masinis terkait kecelakaan KRL-Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Korban meninggal dunia bertambah menjadi 16 orang.
Korban tewas kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur bertambah jadi 16 orang. Polda Metro Jaya masih menyelidiki penyebab insiden.
Prima menyebut pihaknya terus mendalami proses identifikasi. Sehingga hasil pemeriksaan akan dilaporkan kepada warga lebih lanjut.
Polisi mengerahkan sejumlah petugas untuk membantu proses evakuasi korban untuk dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
Menurut Eva, langkah Polisi seharusnya bisa lebih tegas. Serta, memberikan hukuman yang setimpal kepada pelaku mengingat sejumlah bukti telah dikantongi penyidik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved