Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASKAPAI Garuda Indonesia (GIA) dalam dunia penerbangan merupakan sebuah episentrum yang berdiri terhadap bisnis-bisnis lain di dalamnya. Namun perusahaan pelat merah ini telah bermasalah sejak lama dan seharusnya sudah menjadi upaya seluruh stakeholder untuk menyelamatkan bisnis ini, karena Garuda bagi negara sudah menyangkut kehormatan Bangsa Indonesia.
Hal ini diungkapkan Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus dalam rapat Komisi VI DPR RI dengan seluruh jajaran Direksi BUMN sektor transportasi secara virtual pada Rabu (29/4). Menurut Deddy, akan terjadi efek domino yang merugikan Indonesia secara masif apabila perusahaan ini tumbang.
“Garuda menjadi episentrum penerbangan dan terkait dengan banyak pihak, misalnya dari ground-handling, jasa pengiriman, bandar udara, penumpang dan sebagainya. Tetapi kan punya banyak masalah Garuda ini. Sebut saja cost mereka tinggi, biaya operasional, biaya sewa pesawat, overhead tinggi, biaya finansial juga tinggi sekali. Ini seluruhnya menjadi persoalan bagi kita semua,” tegas Deddy.
Terlebih soal utang sukuk bunga yang jatuh tempo pada Juni 2020 sebesar hampir 500 juta dolar AS. Menurut Deddy, Garuda harus segera mendapat suntikan paling tidak 100 juta dolar AS lebih besar dari total utang mereka tersebut. Jika hal tersebut tidak segera dilakukan, ia mengungkapkan sudah hampir pasti Garuda dikatakan kolaps dan akan berimbas pada bisnis di bawahnya.
“Oleh karena itu restrukturisasi yang menyeluruh dan mendalam itu tidak bisa dihindarkan, baik dari restrukturisasi operasi, kecukupan modal, model bisnis, dan pengaturan arus kasnya. Ini yang menurut saya sangat penting untuk dilakukan,” jelas politikus Fraksi PDI-Perjuangan ini.
Deddy pun memberikan saran terkait langkah yang harus dilakukan Garuda untuk menyelamatkan perusahaannya. “Pertama, harus ada penyehatan dalam shift, short term dan long term ya. Saya katakan 600 juta dolar AS itu harus dimiliki Garuda sampai akhir tahun supaya bisa beroperasi. Kemudian penyehatan operasi, dari mulai revisi bisnis model sampai penyediaan operasional dan cost,” terangnya.
Legislator dapil Kalimantan Utara itu meminta upaya tersebut segera dilakukan karena semua industri transportasi saat ini memang sedang tidak berdaya.
Ia juga mengapresiasi Menteri dan Wakil Menteri BUMN yang menaruh perhatian khusus pada kondisi perusahaan kebanggaan Indonesia ini, sehingga Garuda memiliki bargaining power yang kuat dalam upaya penyehatannya. (OL-09)
Garuda Indonesia menyiapkan 15 pesawat berbadan lebar untuk mengangkut 102.502 jemaah haji yang terbagi dalam 278 kelompok terbang (kloter) dari 10 embarkasi.
Presiden Prabowo instruksikan Garuda Indonesia dan Danantara bentuk joint venture dengan maskapai Arab Saudi. Targetnya: pangkas harga tiket haji dan hapus rute pesawat kosong!
Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem logistik haji yang terintegrasi, mulai dari proses pengiriman di dalam negeri hingga distribusi di tujuan
GARUDA Indonesia Group mencatatkan sedikitnya 77 ribu penumpang dalam satu hari pada momen puncak arus mudik Lebaran 2026, Rabu (18/3).
PT Garuda Indonesia rugi signifikan pada tahun buku 2025 yakni sebesar US$319,39 juta atau setara Rp5,42 triliun meski sudah menerima dana dari Danantara
Garuda melakukan investiasi atas penyebab kerusakan hidung pesawat GA 176 Jakarta-Pekanbaru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved