Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI virus korona atau covid-19 dipresiksi akan berdampak hingga Agustus. Di mana Sidang Tahunan MPR akan secara rutin dilaksanakan.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nono Sampono mengatakan, DPD dan MPR telah berdialog guna melakukan persiapan pelaksanaan Sidang Tahunan MPR 2020. Di mana salah satunya terkait kemungkinan sidang dilakukan secara virtual.
Baca juga: Ada Covid-19, PKS Imbau Umat Muslim Ibadah di Rumah saat Ramadan
Nono menilai, perlu dipikirkan terkait kondisi pandemi covid-19 terhadap pelaksanaan Sidang Tahunan MPR, Sidang Bersama DPR dan DPD, dan Rapat Paripurna DPR tentang Penyampaian Nota Keuangan pada Agustus nanti.
“Apabila persoalan covid-19 masih berlangsung hingga 16 Agustus, sidang-sidang tersebut tetap dilaksanakan dengan metode virtual atau dilaksanakan seperti biasa dengan menerapkan protokol covid-19," ujar Nono, dalam keterangan pers, Jumat (18/4) malam.
Baca juga: Ini Alasan NasDem Pilkada 9 Desember 2020 Perlu Ditinjau Ulang
Lebih lanjut, Nono mengatakan penyampaian laporan kinerja Lembaga Negara dalam Sidang Tahunan MPR dapat dilaksanakan. Namun, perlu disiapkan agar dilakukan pada momen dan waktu tersendiri. Tentunya sesuai dengan konstitusi dan mengikat masing-masing Lembaga Negara.
"Misalkan terkait dengan institusi yudikatif, yang tentunya punya mekanisme pelaporan dan pertanggungjawaban tersendiri," ujar Nono.
Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan, MPR telah menyiapkan alternatif pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI pada 16 Agustus secara virtual.
"Seandainya pada Agustus kondisi pandemi covid-19 masih mengharuskan social distancing atau physical distancing, MPR RI juga sudah mempersiapkan berbagai alternatif pelaksanaan Sidang Tahunan menyesuaikan ketentuan protokol kesehatan," ujar Bambang. (X-15)
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved