Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Sekretaris Kementerian BUMN Said Didu menolak meminta maaf kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dam Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan atas pernyataannya yang dinilai menyudutkan purnawirawan TNI tersebut.
Said menolak meminta maaf dengan mengirim surat untuk Menko Luhut sebagai penjelasan atas pernyataannya tersebut. Pengamat BUMN itu mengatakan bahwa hal itu merupakan bentuk kritik terhadap penjabat negara dan kebijakannya.
"Pernyataan saya bahwa Pak Luhut hanya memikirkan uang, uang dan uang merupakan rangkaian tidak terpisahkan dari analisis," ujarnya melalui video conference, Selasa (7/4).
Dalam analisisnya, Said mengatakan bahwa kebijakan pemerintah saat ini lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan ekonomi dibandingkan dengan kebijakan mengatasi dampak pandemi korona. Menko Luhut dinilai lebih mengutamakan kebijakan penyelamatan investasi yang merupak tugasnya ketimbang kepentingan masyarakat saat ini.
Baca juga: Nasihat untuk Luhut Pandjaitan dan Said Didu
Selai itu, terkait pernyataannya soal Sapta Marga, lanjut Said merupakan harapan bagi Menko Luhut sebagai purnawirawan TNI. Menurutnya dengan jiwa Sapta Marga yang diutamakan adalah kepentingan rakyat, bangsa dan negara.
Pernyataan tersebut, kata Said, jauh dari kepentingan pribadi dan semata-mata karena panggilan nuraninya sebagai anak bangsa.
"Untuk memenuhi kewajiban sebagai anak bangsa dalam membangun sistem kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis, peduli dan kritis kepada setiap aparatur negara. Agar dalam mengambil langkah-langkah, kebijakan, dan program selalu fokus untuk kepentingan rakyat banyak demi Indonesia yang maju, adil, dan makmur ke depan," jelas Said.
Dia menambahkan semua warga neagara dilindungi UU kebebasan berpikir dan berpendapat. Oleh karena itu, sebagai sesama intelektual dia yakin Menko Luhut pun memahami hal tersebut.
"Saya berpegang pada prinsip yang saya pegang (menurut Muhammad Hatta), bahwa kaum intelektual baik di dalam maupun di luar pemerintah itu harus menyampaikan kritik untuk meluruskan apabila ada hal-hal yang dianggap mengesampingkan kepentingan rakyat, bangsa dan negara," tutupnya.
Adapun, sebelumnya pihak Menko Luhut menyatakan akan menuntut secara hukum pernyataan Said Didu tersebut apabila tidak minta maaf. Pihak Luhut keberatan dengan pernyataan tersebut yang dinilai menyudutkan purnawirawan TNI tersebut.(OL-4)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
Muncul istilah varian Cicada dalam perkembangan covid-19. Simak penjelasan mengenai status validasi dan karakteristik varian baru ini.
Tri Wibawa mengingatkan bahwa langkah pencegahan terhadap varian Cicada pada dasarnya tidak berbeda dengan upaya menghadapi Covid-19 secara umum.
Pakar UGM memastikan varian Covid-19 Cicada belum terdeteksi di Indonesia. Simak penjelasan mengenai gejala, asal-usul, dan efektivitas vaksinasi di sini.
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved