Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla mengatakan dirinya siap membantu Pemerintah dalam menjaga dan mewujudkan perdamaian di Indonesia, termasuk meredakan konflik Papua, ketika dirinya tidak lagi terlibat secara langsung di pemerintahan.
"Saya sudah bicara dengan Pak Jokowi sendiri,untuk selalu siap membantu Pemerintah dalam hal-hal yang sesuai kemampuan saya, juga termasuk perdamaian," kata Wapres JK dikutip dari Antara.
Dalam hal perdamaian, JK memang berpengalaman untuk menyelesaikan konflik seperti di Aceh dan Poso. Sementara terkait konflik di Papua saat ini, Wapres mengatakan solusi awal untuk menyelesaikan persoalannya adalah dengan mengubah persepsi dalam membangun Bumi Cenderawasih itu.
Papua sebenarnya memiliki nilai tersendiri yang berbeda dengan persepsi kebanyakan masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, kebijakan otonomi khusus yang diberikan oleh Pemerintah Pusat juga telah memberikan porsi khusus bagi pembangunan Papua.
"Dalam segala hal, sebenarnya, Papua itu lebih federal daripada daerah federal. (Kewenangan) Politik diberikan,hanya orang Papua yang memimpin daerah itu sendiri, diberikan dana yang cukup, malah jauh melebihi kemampuan Papua untuk memberikan income (ke Pemerintah pusat)," jelas Wapres.
Baca juga : Semua Ajaran Agama Harus Disaring Dalam Nilai Keindonesiaan
Setiap daerah di Indonesia memiliki karakteristik dan budaya beragam, sehingga konsep penyelesaian konflik di Papua tentu berbeda dengan di Aceh dan Poso.
Persoalan di Papua, menurut JK, disebabkan oleh beberapa hal seperti ketidakpuasan masyarakat lokal terhadap pemerintah pusat, kesenjangan sosial, dan ketidakadilan pembangunan di daerah.
Meskipun Pemerintah Pusat telah mendorong pembangunan infrastruktur secara besar-besaran di Papua, Wapres mengatakan hal itu ternyata belum menjadi solusi atas persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat di sana.
"Papua itu daerah yang mempunyai nilai sendiri yang belum tentu sama dengan apa yang kita pikirkan. Contohnya kita bikin jalan, bikin perhubungan yang baik; belum tentu masyarakat Papua merasa bahwa itu mempunyai manfaat yang tinggi oleh mereka. Maka kita harus mengubah persepsi kita untuk membangun Papua," ujarnya. (Ant/OL-7)
PEMUDA Katolik merespons dua kali konferensi pers yang disampaikan oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia Jusuf Kalla, yakni pada Sabtu, 18 April 2026, dan Selasa, 21 April 2026.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons pernyataan Jusuf Kalla terkait peran politiknya bagi Jokowi. Gibran sebut JK sebagai idola dan mentor
PRESIDEN ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi buka suara terkait pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla soal jasanya mengantarkan Jokowi menjadi presiden.
Polemik ijazah Jokowi kembali mencuat setelah disorot Jusuf Kalla. Pengamat menilai masalah ini seharusnya bisa diselesaikan dengan transparansi dan kepastian hukum.
WAKIL Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, buka suara terkait nasihatnya kepada Mantan Presiden Joko Widodo terkait kasus ijazah palsu.
WAKIL Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa materi ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) hanya berfokus pada isu perdamaian, bukan penistaan agama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved