Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum mau berbicara mengenai agenda kepartaian pascameninggalnya Ani Yudhoyono, akhir pekan lalu. Ketua Umum Partai Demokrat itu masih berkabung.
"Beliau masih berduka dan akan di rumah Cikeas. Mungkin pekan depan bisa ke Kuningan, tapi kembali lagi ke Cikeas," kata Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/6) malam.
Hinca mengatakan, saat ini, kegiatan SBY hanya sebatas acara keluarga dan tidak ada kegiatan kepartaian atau berbicara soal politik.
"Itu juga semua kegiatan masih internal keluarga. Masih berkenaan dengan keluarga ya, tidak ada bicara partai atau yang lain sama sekali," ucap Hinca.
Baca juga: Pertemuan AHY dengan Sejumlah Tokoh Bernuansa Politik
Berdasarkan pantauan di Puri Cikeas, usai tahlilan tujuh hari meninggalnya Ani Yudhoyono dan bersalaman dengan warga, SBY dan kedua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono, langsung masuk ke dalam rumah tanpa memberikan pernyataan.
Lebih lanjut, Hinca menuturkan, kegiatan Partai Demokrat diperkirakan akan kembali aktif setelah 11 Juni 2019. Partai Demokrat akan fokus memantau gugatan hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Nanti setelah tanggal 11 (Juni) kami mulai lagi," tukas dia. (Medcom/OL-2)
Kekhawatiran itu muncul seiring dampak lanjutan dari konflik di kawasan, termasuk lonjakan harga minyak dunia akibat terganggunya jalur distribusi energi.
Presiden ke-6 RI SBY mendesak PBB segera menghentikan misi UNIFIL atau merelokasi pasukan usai gugurnya 3 prajurit TNI. Simak analisis SBY soal kondisi "War Zone" di Libanon.
PENGAMAT Komunikasi Politik menyebut peremuan Anies Baswedan dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas bukan sekadar halalbihalal biasa
Tradisi berdiskusi dengan para pemimpin terdahulu akan berdampak pada kualitas keputusan yang diambil. Dengan mempertimbangkan berbagai masukan.
Lima menteri turut tergugat, yakni Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ATR/BPN, Menteri ESDM, dan Menteri Investasi dan Hilirisasi.
SBY menyatakan bahwa kendali kepemimpinan Partai Demokrat sepenuhnya berada di tangan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved