Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANAAN Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin dekat. Sejumlah nama yang dinilai berpotensl memimpin pun mulai bermuculan, tak terkecuali di Jawa Tengah.
Bursa calon di Jateng bermunculan, mulai dari Dico Ganinduto, Bupati Kendal; Taj Yasin Maimoen, mantan Wakil Gubernur Jateng; dan Inspektur Jenderal Ahmad Luthfi, Kapolda Jateng hingga Kaesang Pangarep.
Direktur Eksekutif Skala Data Indonesia (SDI) Arif Nurul Imam mengatakan, Kaesang sudah memiliki cukup modal untuk maju Pilkada Jawa Tengah.
Baca juga : Survei LSI terkait Pilgub Jateng, Kaesang Ungguli Ahmad Luthfi
Dalam Survei LSI, elektabilitas Kaesang mengungguli Ahmad Luthfi. Ketua Umum PSI itu memperoleh 15,9%, sementara Ahmad mengantongi 12,9%..
"Kalau dilihat dari survei, peluang Kaesang dalam Pilgub Jateng terbuka lebar," kata Arif dalam keterangan yang diterima, Sabtu (6/7).
Namun, dia mengingatkan, Ahmad akan menjadi lawan yang berat jika maju di Pilkada Jateng. Sementara untuk dukungan, Arif mengungkapkan, Kaesang bisa berkomunikasi dengan partai anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Baca juga : Calon Gubernur Jawa Tengah belum Ada yang Kuat, Raffi Ahmad?
"Tantangannya menjaga performanya, kerja politiknya dan memantau pergerakan politik tokoh potensial lainnya," tutupnya.
Sebelumnya, pengamat politik dari Citra Institute Efriza menilai, peluang Ketua Umum PSI terbilang positif.
"Jika dilihat kepopuleran dan elektabilitas Kaesang punya peluang menang. Karena Kandang Banteng di Jawa Tengah mengalami kemerosotan, dari suara Pileg ini bisa menjadi perhitungan kekuatan dan kemenangan dari Kaesang," kata Efriza.
Menurutnya, harus diakui bahwa Kaesang lebih punya kesempatan menang di Jawa Tengah ketimbang di Jakarta. Sebab, di Jawa Tengah Kaesang mendapatkan elektabilitas tinggi dan masih punya nilai positif dari masyarakat karena keluarga Presiden Joko Widodo
"Kesempatan untuk menang Kaesang juga besar tetapi tentu saja ia harus bisa menyakinkan banyak partai politik untuk mendukung dirinya," pungkasnya. (Z-6)
Menurut Titi, pilkada di banyak daerah masih berlangsung dengan biaya politik yang sangat tinggi, sementara sistem pengaturan dan pengawasan dana kampanye belum berjalan efektif.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Berkah Setia Farm di Purworejo sukses hasilkan sapi premium melalui manajemen modern. Gubernur Jateng dan Ketua MPR sebut ini inspirasi swasembada pangan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi raih National Governance Award 2026. Prevalensi stunting Jateng turun ke 17,1%, di bawah angka nasional. Simak inovasi Speling & CKG.
Pemprov Jateng dan Aceh jalin kerja sama ekonomi senilai Rp1,06 triliun mencakup sektor OPD, BUMD, hingga asosiasi usaha untuk dorong pertumbuhan daerah.
Saat menjadi narasumber pada seminar itu, Ahmad Luthfi membeberkan sejumlah praktik baik yang sudah dilakukan di Provinsi Jawa Tengah selama ia memimpin.
Jawa Tengah raih peringkat pertama penyaluran kredit perumahan Rp2,3 triliun. Menteri PKP Maruarar Sirait puji kinerja Gubernur Ahmad Luthfi.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas bus yang membawa pemudik dalam program mudik gratis di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved