Sejarah Trofi Jules Rimet: Asal-usul dan Misteri Hilangnya Piala Dunia Pertama

Basuki Eka Purnama
20/4/2026 20:06
Sejarah Trofi Jules Rimet: Asal-usul dan Misteri Hilangnya Piala Dunia Pertama
Pesepak bola legendaris Pele memperlihatkan replika trofi Jules Rimet pada 1 Juni 2016.(AFP/Adrian DENNIS)

DALAM sejarah sepak bola, Trofi Jules Rimet bukan sekadar piala biasa. Ia adalah simbol awal dari turnamen paling bergengsi di planet ini, Piala Dunia FIFA. Namun, di balik kemegahannya, trofi ini menyimpan kisah tragis mengenai pencurian dan misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Siapa Jules Rimet dan Mengapa Namanya Diabadikan?

Jules Rimet adalah seorang administrator sepak bola asal Prancis yang menjabat sebagai Presiden FIFA ketiga. Ia memegang jabatan tersebut selama 33 tahun (1921–1954), menjadikannya presiden dengan masa jabatan terlama dalam sejarah FIFA.

Rimet merupakan inisiator utama lahirnya turnamen Piala Dunia pada 1930. Sebagai bentuk penghormatan atas jasanya dalam mencetuskan kompetisi sepak bola antarnegara tersebut, FIFA secara resmi menamai trofi asli Piala Dunia sebagai Trofi Jules Rimet pada 1946.

Trofi ini dirancang oleh pemahat Prancis, Abel Lafleur. Bentuknya menggambarkan Nike, dewi kemenangan dalam mitologi Yunani, yang menopang cawan segi delapan di atas kepalanya. Trofi setinggi 35 cm ini terbuat dari perak murni berlapis emas dengan dasar dari batu semimulia (lapis lazuli).

Nasib Tragis: Dicuri dan Tak Pernah Ditemukan

Berdasarkan aturan FIFA saat itu, negara yang berhasil memenangkan Piala Dunia sebanyak tiga kali berhak memiliki trofi tersebut secara permanen. Brasil menjadi negara yang mendapatkan kehormatan tersebut setelah menjuarai Piala Dunia 1970 di Meksiko.

Namun, perjalanan trofi asli ini berakhir dengan tragis melalui dua insiden besar:

  1. Pencurian di London (1966): Menjelang Piala Dunia di Inggris, trofi ini dicuri saat dipamerkan di Westminster Central Hall. Beruntung, trofi ditemukan beberapa hari kemudian oleh seekor anjing bernama Pickles di bawah pagar tanaman di London Selatan.
  2. Pencurian di Brasil (1983): Setelah menjadi milik permanen Brasil, trofi ini disimpan di markas Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) di Rio de Janeiro. Pada 19 Desember 1983, pencuri berhasil membobol lemari kaca antipeluru dengan mencongkel bagian belakang yang terbuat dari kayu.
Catatan Sejarah: Hingga hari ini, trofi asli Jules Rimet yang dicuri di Brasil pada tahun 1983 belum pernah ditemukan. Muncul spekulasi kuat bahwa trofi tersebut telah dilebur oleh para pencuri untuk diambil emasnya, meskipun teori ini tidak pernah terbukti secara medis atau forensik karena barang buktinya lenyap.

Trofi Pengganti

Karena hilangnya trofi asli, CBF akhirnya membuat replika Trofi Jules Rimet untuk dipajang. Sementara itu, sejak Piala Dunia 1974, FIFA mulai menggunakan desain baru yang dikenal sebagai FIFA World Cup Trophy, yang digunakan hingga saat ini.

Berbeda dengan aturan lama, trofi baru ini tidak boleh dimiliki secara permanen oleh negara mana pun; pemenang hanya menerima replika berlapis emas.

Kisah Jules Rimet tetap menjadi pengingat akan romansa awal sepak bola modern, sekaligus menjadi salah satu misteri kriminal terbesar dalam dunia olahraga internasional.

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya