Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyoroti perilaku pengemudi serta mekanik bus dan truk di Indonesia yang dinilai sering mengabaikan prosedur teknis keselamatan karena merasa lebih memahami kondisi kendaraan di lapangan. Sikap "sok pintar" ini diidentifikasi sebagai salah satu faktor risiko tinggi yang memicu kecelakaan fatal di jalan raya.
Ketua Subkomite Investigasi Kecelakaan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) KNKT sering kali menemukan adanya modifikasi ilegal atau penanganan teknis yang tidak sesuai standar pabrikan. Hal ini biasanya dilakukan dengan alasan efisiensi waktu atau biaya, namun justru mengorbankan sistem keamanan kendaraan seperti fungsi pengereman dan ketahanan mesin.
Berikut adalah beberapa poin utama yang disoroti oleh KNKT terkait fenomena tersebut:
| Aspek | Temuan KNKT |
|---|---|
| Teknis Kendaraan | Mekanik sering melakukan "akal-akalan" pada sistem rem dan mesin tanpa mengikuti manual book. |
| Perilaku Pengemudi | Mengabaikan peringatan indikator kendaraan dan memaksakan operasional meski kondisi tidak layak. |
| Dampak | Peningkatan risiko rem blong dan kegagalan mekanis di jalur ekstrem. |
KNKT menegaskan bahwa edukasi terhadap awak kendaraan dan tenaga mekanik harus ditingkatkan secara masif. Perusahaan otobus (PO) dan logistik diminta untuk memperketat pengawasan terhadap standar operasional prosedur (SOP) perawatan armada guna menekan angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat di Indonesia.
Hingga saat ini, data detail mengenai statistik pelanggaran teknis tersebut masih terus divalidasi oleh pihak berwenang untuk menyusun regulasi pengawasan yang lebih ketat di masa mendatang.
Akibat kejadian itu, lokomotif KA 408 mengalami gangguan teknis berupa patahnya plug kran sehingga kereta sempat berhenti di lokasi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
Kemenhub dinilai sepatutnya tidak menghentikan atau menghambat angkutan logistik truk sumbu 3 saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru)
Pembatasan operasional truk bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meminimalisir risiko kecelakaan.
KEBIJAKAN pelarangan operasional truk dengan sumbu tiga (truk logistik) selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menuai respons dari para sopir dan asosiasi logistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved