Gagal ke Semifinal, Kurniawan Dwi Yulianto Fokus Matangkan Strategi Timnas U-17 Menuju Piala Asia

Heri Susetyo
20/4/2026 10:34
Gagal ke Semifinal, Kurniawan Dwi Yulianto Fokus Matangkan Strategi Timnas U-17 Menuju Piala Asia
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto.(MI/Heri Susetyo)

PELATIH Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto menyampaikan permohonan maaf, atas kegagalan Garuda Muda melangkah ke babak semifinal dalam  ke babak semifinal Asean U17 Boys Championship 2026. Meski kecewa dengan hasil akhir, Kurniawan menegaskan bahwa ajang ini merupakan bagian penting dari persiapan tim menuju Piala Asia mendatang.

Kurniawan menjelaskan bahwa dalam laga melawan Vietnam, tim pelatih sengaja menerapkan strategi bertahan yang lebih solid dengan mengandalkan serangan balik (counter attack). Langkah ini diambil mengingat agresivitas permainan lawan.

"Kami mengapresiasi kerja keras pemain. Kami memang sedang mencoba taktik bertahan dan counter attack, namun hasilnya memang belum maksimal dan akan menjadi catatan penting sebelum kita bertanding di Piala Asia," kata Kurniawan.

?Ia juga menyoroti transisi permainan yang masih perlu diperbaiki, terutama saat tim kehilangan bola setelah mencoba melakukan tekanan tinggi (high press) di area pertahanan lawan. Laga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo Minggu malam (19/4) itupun berakhir imbang tanpa gol.

Menatap kompetisi resmi di tingkat Asia, Kurniawan mengungkapkan akan membawa total 23 pemain terbaik. Saat ini, terdapat sekitar 50 pemain yang masuk dalam radar pemantauan dan evaluasi tim pelatih.

?Selain itu, kekuatan Timnas U-17 dipastikan akan bertambah dengan bergabungnya tiga pemain baru. Ketiga pemain tersebut adalah Mathew Baker, Lucas Lee dan Andrika Fathir.

Kurniawan menegaskan bahwa sejak awal pembentukan, fokus utama tim ini adalah memberikan performa terbaik di Piala Asia. Eksperimen taktik, termasuk penggunaan formasi empat bek (four back), terus dimatangkan untuk menemukan komposisi yang paling aman dan efektif bagi tim.

?"Tujuan akhir kita adalah Piala Asia. Segala kendala dalam masa persiapan ini, baik dari segi taktik maupun transisi pemain, akan segera kami evaluasi agar tim benar-benar siap saat turnamen resmi dimulai," pungkasnya. (E-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya