Kejutan Tiwi/Fadia Singkirkan Unggulan Ketiga di Kejuaraan Asia 2026

Khoerun Nadif Rahmat
09/4/2026 15:23
Kejutan Tiwi/Fadia Singkirkan Unggulan Ketiga di Kejuaraan Asia 2026
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti(Dok. PBSI)

PASANGAN ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil melaju ke babak perempat final Badminton Asia Championships 2026 setelah menumbangkan unggulan ketiga asal Korea Selatan, Baek Ha Na/Lee So Hee.

Bertanding di Ningbo Olympic Sports Centre, Kamis (9/4), ganda putri Indonesia tersebut menang dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16.

Kemenangan itu sekaligus menjadi ajang balas dendam bagi Tiwi/Fadia setelah pada pertemuan sebelumnya harus mengakui keunggulan lawan. 

Keberhasilan meredam pola permainan Baek/Lee menjadi kunci utama pasangan yang baru diduetkan pada awal tahun ini tersebut dalam mengamankan tiket delapan besar.

 

Tiwi mengungkapkan bahwa mereka memetik pelajaran berharga dari kekalahan di pertemuan terakhir. Meski sempat terbawa ritme permainan lawan, Amallia menegaskan bahwa mereka tetap mampu menjaga kontrol permainan tanpa terkesan terburu-buru.

"Jadi kami menjadikan laga tersebut sebagai pelajaran untuk permainan hari ini. Untuk pola permainan, meskipun kami mengikuti pola main lawan tetapi kami tidak terlalu santai dan terburu-buru untuk membunuh," ujar Tiwi.

Senada dengan rekannya, Fadia menyebutkan bahwa kematangan komunikasi di lapangan menjadi pembeda dibandingkan saat mereka pertama kali bertemu pasangan Korea tersebut di Sudirman Cup 2025. Saat ini, Fadia merasa sudah menemukan ritme dan kebutuhan yang tepat bersama Amallia.

"Pertemuan sebelumnya saya dan Tiwi baru berpasangan di Sudirman Cup 2025, jadi belum tau polanya seperti apa dan kebutuhan di lapangan seperti apa. Hari ini kami lebih tau kebutuhan kami berdua jadi sudah tau mau bermain pola apa. Untuk hari ini melawan Baek Ha Na/Lee So Hee sudah sesuai dengan pola yang kami dan pelatih harapkan," jelas Fadia.

Meskipun baru dipasangkan pada Januari lalu, Amallia/Fadia menunjukkan ambisi besar untuk segera menembus persaingan elite dunia. Tantangan menghadapi pemain papan atas di Kejuaraan Asia kali ini dijadikan sebagai tolok ukur untuk meningkatkan level kompetitif mereka di turnamen-turnamen mendatang.

"Target kami step by step dulu karena kami juga belum sering bertemu dengan pemain top level, karena baru di pasangkan Januari lalu. Jadi kami mau mengukur kemampuan kami dan kalau bisa, kami mau bersaing secepatnya," tambah Fadia. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya