Aryna Sabalenka Lampaui Rekor Chris Evert, Kokoh di Puncak WTA

Basuki Eka Purnama
08/4/2026 03:29
Aryna Sabalenka Lampaui Rekor Chris Evert, Kokoh di Puncak WTA
Petenis Belarus Aryna Sabalenka saat menjadi juara Miami Terbuka(AFP/MATTHEW STOCKMAN / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

PETENIS putri asal Belarus, Aryna Sabalenka, terus mengukuhkan dominasinya di panggung tenis dunia. Sabalenka baru saja mencapai tonggak sejarah baru dengan memperpanjang catatannya selama 77 pekan berturut-turut sebagai petenis nomor satu dunia. Pencapaian ini sekaligus melampaui rekor legenda tenis pemegang 18 gelar Grand Slam, Chris Evert.

Berdasarkan data terbaru dari WTA pada Selasa (8/4/2026), Sabalenka kini naik ke peringkat ke-11 dalam daftar petenis putri dengan durasi pekan terpanjang sebagai No.1 dunia sepanjang masa. Untuk menembus posisi 10 besar, ia hanya perlu melewati catatan Martina Hingis yang mengoleksi 80 pekan berturut-turut pada periode 1997-1998.

Dominasi di Musim 2026

Performa Sabalenka di musim 2026 tergolong sangat impresif. Petenis berusia 27 tahun ini mencatatkan rekor menang-kalah 23-1 dan telah mengoleksi tiga gelar juara. Ia membuka musim dengan kemenangan di Brisbane, meski sempat tersandung di final Australia Terbuka saat menghadapi Elena Rybakina—satu-satunya kekalahan yang ia alami sejauh ini.

Setelah sempat absen di turnamen Timur Tengah pada Februari, Sabalenka kembali dengan performa mengerikan. Ia berhasil menyapu bersih gelar di Indian Wells dan Miami Terbuka, sebuah pencapaian yang dikenal dengan julukan Sunshine Double. Dalam 12 kemenangan beruntun di dua turnamen tersebut, ia hanya kehilangan dua set.

Berikut adalah rincian daftar petenis putri dengan pekan berturut-turut terlama di peringkat No.1 dunia:

Peringkat Nama Petenis Jumlah Pekan (Berturut-turut)
1 Steffi Graf & Serena Williams 186 Pekan
2 Martina Navratilova 156 Pekan
3 Ashleigh Barty 114 Pekan
4 Chris Evert 113 Pekan
... ... ...
10 Martina Hingis 80 Pekan
11 Aryna Sabalenka 77 Pekan (Masih Berjalan)

Menatap Stuttgart

Saat ini, juara Grand Slam empat kali tersebut kokoh di puncak klasemen Race to the WTA Finals dengan koleksi 11.025 poin. Selisih poinnya cukup jauh dari Elena Rybakina di posisi kedua, yakni sebesar 2.917 poin.

Ujian selanjutnya bagi Sabalenka adalah turnamen WTA 500 Porsche Tennis Grand Prix di Stuttgart yang akan digelar pekan depan. Meski telah mencapai final sebanyak empat kali di turnamen tersebut, Sabalenka belum pernah sekalipun mengangkat trofi juara di Stuttgart.

Dengan performa yang tengah berada di puncak, tahun ini menjadi kesempatan emas baginya untuk memutus kebuntuan tersebut sekaligus mendekati rekor 10 besar dunia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya