Kejutan Madrid Terbuka: Hailey Baptiste Tumbangkan Juara Bertahan Aryna Sabalenka

Khoerun Nadif Rahmat
29/4/2026 17:33
Kejutan Madrid Terbuka: Hailey Baptiste Tumbangkan Juara Bertahan Aryna Sabalenka
Hailey Baptiste (kiri) dalam laga perempat final ganda putri Mubadala Citi DC Open 2025 di Washington D.C., Amerika Serikat, Rabu (23/7/2025)(X/@mubadalacitidc)

PETENIS Amerika Serikat, Hailey Baptiste, mengakhiri ambisi Aryna Sabalenka untuk mempertahankan gelar di Madrid Terbuka melalui kemenangan dramatis 2-6, 6-2, 7-6 (8/6) di babak perempat final, Selasa (28/4). 

Hasil itu sekaligus memutus rekor 15 kemenangan beruntun petenis nomor satu dunia tersebut dan menjadi kejutan terbesar dalam turnamen sejauh ini.

Baptiste menunjukkan mental baja dengan menyelamatkan lima match point pada posisi 4-5 di set penentuan, serta satu match point tambahan di babak tiebreak.

Kemenangan dalam duel selama dua jam 30 menit tersebut merupakan kekalahan kedua bagi Sabalenka sepanjang tahun ini, sekaligus yang pertama sejak final Australia Terbuka tiga bulan silam.

Sabalenka, yang merupakan juara tiga kali di Madrid dan selalu mencapai final dalam tiga edisi terakhir, gagal meredam agresivitas Baptiste.

Petenis unggulan ke-30 itu tampil dominan dengan servis keras yang membuahkan 12 ace untuk mencapai semifinal WTA 1000 pertamanya.

"Saya merasa luar biasa. Ini pertandingan yang sangat ketat, 7-6 di set ketiga, saya harus berjuang melewati beberapa match point," kata Baptiste dikutip dari AFP.

"Ini menunjukkan di mana level permainan saya berada, dan saya selalu memercayainya. Sekarang saya mulai membuktikannya dalam tindakan, dan dunia juga melihatnya. Jadi, saya sangat percaya diri saat ini," imbuhnya.

Di babak semifinal, Baptiste akan menghadapi Mirra Andreeva yang menyingkirkan Leylah Fernandez 7-6 (7/1), 6-3. Petenis remaja Rusia yang akan genap berusia 19 tahun pada Rabu (29/4) tersebut mencatatkan rekor impresif 11-1 di lapangan tanah liat musim ini.

Dari sektor putra, unggulan utama Jannik Sinner melaju ke perempat final setelah mengalahkan Cameron Norrie 6-2, 7-5. 

Meski menang, Sinner mengkritik penyelenggara terkait jadwal pertandingan yang kerap berakhir terlalu larut malam, merujuk pada jadwal Rafael Jodar yang baru tuntas pada dini hari di laga sebelumnya.

"Saya rasa kita perlu melakukan beberapa penyesuaian pada jadwal harian. Dua pertandingan (dimulai) dari jam 8 malam itu sangat larut. Anda selesai pukul 01.30 pagi, lalu harus makan dan menjalani perawatan, jadi itu sangat larut. Namun, kami mencoba mengadaptasi tubuh dan pikiran kami," ujar Sinner.

Sinner selanjutnya akan menantang Jodar yang sukses menumbangkan Vit Kopriva 7-5, 6-0. Sementara itu, Casper Ruud menjaga peluang mempertahankan gelar setelah memenangi duel sengit kontra Stefanos Tsitsipas 6-7 (4/7), 7-6 (7/2), 7-6 (7/3). Ruud akan menghadapi petenis Belgia, Alexander Blockx, di babak delapan besar.

Hasil lainnya mencatatkan kemenangan Arthur Fils atas Tomas Martin Etcheverry 6-3, 6-4. Fils dijadwalkan bertemu Jiri Lehecka yang melangkah ke perempat final usai menundukkan Lorenzo Musetti dengan skor kembar 6-3, 6-3. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya