Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT begitu antusias menyaksikan Kejuaraan Tinju Amatir PFM Cup I Tahun 2025. Mereka memadati Gedung Serbaguna Yonif RK 762/VYS, Kota Sorong, selama delapan hari pertandingan yang berlangsung dari 24 Juni hingga 2 Juli 2025.
Senator Paul Finsen Mayor (PFM) selaku inisiator mengatakan, para pejabat nasional maupun daerah pun antusias begitupula dengan masyarakat umum sejak awal kejuaraan dibuka. Arena pertandingan menjadi riuh dan gegap gempita tanpa jeda.
"Olahraga tinju ini memang agak lain. Tanpa mengecilkan, mungkin antusiasme masyarakat dan pejabat tidak sebesar ini untuk cabang olahraga lainnya," ujar dia dalam keterangan yang diterima, Kamis (3/7/2035).
Ia menyatakan wakil Ketua MPR RI Muhammad Abchandra Akbar Supratman hadir di Kota Sorong untuk membuka PFM Cup I. Diikuti juga oleh para anggota DPD RI, salah satunya Robert J Kardinal, para pejabat Provinsi Papua Barat Daya serta pemerintah daerah setempat.
PFM menyampaikan rasa bangga atas tingginya antusiasme publik, yang mencerminkan kecintaan besar terhadap olahraga tinju. Kehadiran petinju nasional Daud Yordan serta tokoh-tokoh lainnya memberikan energi dan dorongan moral baginya.
"Ini bukan yang terakhir, semoga PFM Cup selanjutnya bisa berjalan lebih baik lagi. Kita punya mimpi dan tujuan untuk mengorbitkan para petinju Papua ke tingkat nasional dan internasional," kata PFM penuh semangat.
Di sisi lain, Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, mengapresiasi gelaran Kejuaraan Tinju Amatir PFM Cup I. Baginya, Senator PFM, membangunkan kembali mimpi dan cita-cita anak Papua dalam olahraga tinju.
"Kejuaraan ini menjadi ajang pencarian bibit-bibit petinju berbakat, yang kemudian bisa dibina untuk berkiprah ke tingkat lebih tinggi. Kejuaraan ini juga membuka jalan bagi anak-anak Papua untuk mengejar mimpinya menjadi petinju profesional," tukas dia. (I-1)
Agita menyatakan bahwa meski kebijakan teknis tersebut merupakan ranah pemerintah dan Komite I DPD RI, pihaknya tetap menaruh perhatian besar pada efektivitas pelaksanaannya di lapangan.
KETUA Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Baktiar Najamudin dianugerahi Doctor Honoris Causa (Dr. HC) bidang International Regional Studies dari KMOU.
Kunjungan kerjanya ke wilayah bencana bukan sebagai komite tetapi sebagai orang yang peduli dengan warga yang terdampak bencana alam
Sultan Baktiar Najamudin menilai pilihan untuk tetap netral merupakan manifestasi nyata dari prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.
ANGGOTA Komite 1 DPD dari Dapil Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Hidayattollah atau yang akrab disapa Dayat El mengatakan pengelolaan dan pengawasan dana desa harus dikuatkan.
Selain RUU Daerah Kepulauan, dalam Sidang Paripurna menjelang masa reses tersebut, DPD RI juga menyoroti progres RUU Pemerintahan Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved