Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BULU Tangkis menjadi olahraga yang menyumbang banyak prestasi bagi Indonesia di ajang kompetisi internasional, bahkan menjadi cabang olahraga yang rutin menyumbang medali emas di Olimpiade.
Hal itu membuat PT Global Fashion Indonesia, produsen sepatu dengan jenama Eagle, dalam empat tahun terakhir, mulai fokus membangun persona (branding) di cabor bulu tangkis. Selain lewat produk khusus untuk bulu tangkis, juga dengan mendukung klub.
Direktur Utama PT GF Indonesia Hengky Sofyan mengatakan, Eagle kini mendukung tiga klub, yaitu PB Tangkas, PB Gading Jaya, dan Pemusatan Latihan Provinsi Jawa Timur. Eagle menyiapkan seluruh apparel latihan dan pertandingan bagi tiga klub itu.
Baca juga : Mutiara Ayu Sabet Gelar Juara Asia Junior 2023
"Kita berikan dukungan semua peralatan olahraga mulai dari sepatu, raket, senar, tas, apparel, dan lain sebagainya. Kita mulai lakukan kerja sama sejak Desember tahun lalu," kata Hengky di sela pertemuan dengan Atlet Pelatprov Jatim jelang Pembangunan Jaya Junior INternational Grand Prix 2023.
Sejumlah bulu tangkis tingkat lokal dan nasional juga didukung oleh Eagle. Penjajakan dengan Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) untuk mendukung ajang nasional dan internasional pun mulai dilakukan.
Baca juga : Chico Jadi Andalan Indonesia di Tunggal Putra Korea Terbuka
Meski demikian, Hengky menyebut, masih banyak persiapan yang harus dilakukan Eagle untuk bisa jadi sponsor dalam turnamen resmi PBSI maupun BWF, seperti Sirkuit Nasional atau ajang lainnya.
"Mungkin sekitar satu-dua tahun lagi kita siap untuk bisa mendukung ajang seperti sirkuit nasional," ujarnya.
Menggandeng sejumlah mantan atlet nasional, Eagle juga menggelar beberapa kegiatan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bulu tangkis di masyarakat.
Di sisi lain, Eagle juga mulai memproduksi produk yang dikhususkan untuk performa bermain bulu tangkis, seperti sepatu PNR Superblast yang diklaim punya kualitas setara dengan sepatu produksi jenama luar negeri, tapi dengan harga lebih terjangkau.
Selain sepatu, Eagle juga memproduksi raket, seperti Acromac dan Acro X. Hengky bahkan menargetkan produk Eagle sudah bisa diekspor agar semakin mendunia.
"Penjajakan untuk ekspor sudah dilakukan dengan beberapa negara. Kita ingin produk bulu tangkis dari Indonesia juga mendunia," ujarnya.
Pelatih Kepala Pelatnas Provinsi Jawa Timur Hadi Sugiyanto mengatakan, dukungan dari Eagle menjadi penambah semangat bagi atletnya untuk menghasilka prestasi. (Z-5)
PENGURUS Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan dan tata kelola olahraga domino secara nasional.
SeeJontor FC (SJFC), kembali menegaskan komitmennya dalam pembinaan sepak bola usia dini.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menegaskan kolaborasi multisektor merupakan fondasi utama bagi penguatan ekosistem inovasi yang berkelanjutan di Indonesia.
Mendagri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, program pembinaan tiga bulan terhadap Bupati Aceh Selatan Mirwan MS yang diberhentikan sementara
bijakan itu diapresiasi pengamat olahraga Djoko Pekik Irianto yang menilai bonus besar dapat meningkatkan motivasi atlet.
Festival SenengMinton menjadi salah satu langkah untuk mendeteksi dan menumbuhkan bibit-bibit pebulutangkis berbakat sejak usia dini.
Musyawarah Nasional XVI Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menetapkan Sugiono sebagai Ketua Umum periode 2026-2030 secara aklamasi.
Atlet skateboard Indonesia Basral Graito Hutomo melesat ke peringkat 38 dunia, membuka peluang besar menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles 2028.
Profil Sir Craig Reedie, tokoh penting Olimpiade dan WADA yang berperan besar dalam memerangi doping dan memajukan olahraga dunia.
Sir Craig Reedie meninggal di usia 84. Sosok kunci yang membawa bulu tangkis ke Olimpiade ini meninggalkan warisan besar bagi dunia olahraga global.
Presiden IOC Kirsty Coventry menekankan pentingnya persaingan yang setara di level Olimpiade, ketika selisih performa sekecil apa pun sangat menentukan hasil akhir.
Pendekatan lama dari program pembinaan sudah tidak lagi memadai sehingga perlu diganti dengan sistem yang lebih modern dan kompetitif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved