Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz optimistis bisa pulih dan 100% fit untuk tampil di turnamen Grand Slam pembuka musim Australia Terbuka, bulan depan, meski petenis nomor satu dunia itu sempat dihantui cedera perut yang memaksanya menutup musim ini lebih cepat.
Petenis Spanyol berusia 19 tahun itu mundur dari ATP Finals dan Piala Davis Finals musim ini lantaran otot bagian perutnya robek. Alcaraz telah memulihkan diri dari cederanya dan baru kembali menjalani latihan penuh, pekan lalu.
Dua kekalahan dari Andrey Rublev dan Casper Ruud di Kejuaraan Dunia Tenis Mubadala di Abu Dhabi, pekan ini, menandai turnamen pertama Alcaraz sejak cedera.
Baca juga: Alcaraz Dipastikan Bertahan Sebagai Petenis Nomor Satu Dunia di Akhir Tahun
Dia yakin dirinya memiliki cukup banyak waktu untuk berlatih dan mencapai perfoma terbaiknya sebelum turnamen Grand Slam awal tahun dimulai pada 16 Januari.
"Menurut saya, kuncinya adalah banyak berlatih dan menghabiskan waktu di lapangan. Dengan demikian, Anda akan mencapai level permainan terbaik dan siap menghadapi musim ini," kata juara bertahan Amerika Serikat (AS) Terbuka itu di Abu Dhabi, seperti dilansir dalam AFP, Minggu (18/12).
"Saya punya waktu satu bulan sebelum Australia Terbuka, jadi saya punya waktu untuk latihan dan berusaha mencapai level saya. Saya kira saya akan siap 100% menuju Australia," tambahnya.
Petenis peringkat satu dunia termuda dalam sejarah ATP itu mengatakan tidak akan mengikuti turnamen resmi apa pun sebelum Australia Terbuka, tetapi dia bakal berpartisipasi dalam laga ekshibisi di Kooyong Lawn Tennis Club di Melbourne pada 10-12 Januari.
Alcaraz sadar bahwa musim 2023 akan menjadi pengalaman baru bagi dia dengan statusnya saat ini sebagai pemenang Grand Slam dan petenis nomor satu dunia.
"Saya harus siap dengan tekanan itu. Perhatian orang-orang dan para pemain akan tertuju kepada saya dan saya harus siap untuk itu," kata dia.
Namun, di sisi lain, Alcaraz juga merasa sedikit lega dengan kondisi cederanya saat ini yang membuat dia tidak punya banyak waktu latihan sehingga dapat menjadi alasan bagi dia untuk tidak merasa tertekan saat tampil di Australia Terbuka.
"Mungkin itu (cedera) akan sedikit membantu saya untuk mencoba tidak memikirkan pendapat orang-orang, ekspektasi, peringkat dan hal-hal semacam itu," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Kurniahu Tjio Kay Kie, mantan atlet sekaligus ayahanda dari legenda ganda putra Marcus Fernaldi Gideon, meninggal dunia pada Kamis (29/1) dini hari.
JUARA bertahan Jannik Sinner menegaskan kesiapannya menghadapi Novak Djokovic pada babak semifinal Australia Terbuka setelah menyingkirkan petenis Amerika Serikat, Ben Shelton.
Keputusan mundur Musetti menjadi berkah besar bagi Djokovic yang sepanjang pertandingan tampil di bawah performa terbaiknya dan dipenuhi kesalahan sendiri.
Jessica Pegula menang dua set langsung 6-2 dan 7-6 (7-1) sekaligus menghentikan langkah Amanda Anisimova di perempat final Australia Terbuka
Jessica Pegula melaju ke perempat final Australia terbuka setelah menumbangkan juara bertahan Madison Keys. Pegula tampil klinis dan kini bidik gelar Grand Slam perdana.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Australia Terbuka ke-13 kalinya secara beruntun, usai menaklukkan Victoria Mboko dan samai rekor Novak Djokovic.
Carlos Alcaraz resmi mengakhiri musim lapangan tanah liat 2026. Petenis Spanyol ini absen di Roma dan Roland Garros karena cedera pergelangan tangan.
JUARA bertahan Roland Garros, Carlos Alcaraz, memilih menahan diri ketimbang memaksakan comeback cepat dari cedera dan mungkin akan absen dari turnamen grand slam French Open.
Carlos Alcaraz dinobatkan sebagai atlet terbaik dunia di Laureus World Sports Awards 2026 setelah musim 2025 yang gemilang dengan delapan gelar juara.
Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic resmi mundur dari Madrid Open 2026 akibat cedera. Simak kondisi terkini dua bintang tenis dunia tersebut di sini.
Madrid Terbuka 2026 kehilangan dua bintang utamanya setelah Carlos Alcaraz dan Novak Djokovic memutuskan mundur akibat cedera.
Jannik Sinner dan Carlos Alcaraz bertekad melanjutkan dominasi mereka di Roland Garros setelah menguasai sembilan gelar Grand Slam terakhir secara kolektif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved