Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU medali emas berhasil diperoleh atlet Jawa Barat (Jabar) dari cabang olahraga triathlon pada pertandingan eksebisi PON XX Papua yang digelar di Teluk Youtefa, Kota Jayapura, Papua, Kamis (23/9/2021) pagi WIT.
Satu medali emas tersebut dipersembahkan atlet Zahra Bulan Aprillia Putri dari nomor disiplin triathlon putri.
Sebelumnya, tim triathlon Jabar sudah memastikan dua medali emas yang dipersembahkan Eva Desiana dari disiplin duathlon putri dan Zahra Bulan dari disiplin Aquathlon putri.
Dengan tambahan medali emas kedua dari Zahra Bulan, Jabar memastikan menjadi juara umum cabang olahraga eksebisi triathlon PON dengan raihan tiga medali emas.
Pada disiplin triathlon putri, Zahra Bulan berhasil finis tercepat dengan catatan waktu satu jam 12 menit enam detik. Disusul atlet asal Jawa Timur, Choirumah Bella Agripina dengan satu jam 14 menit 50 detik.
Posisi ketiga ditempati oleh Maharani Azhri Wahyuningtyas dari Kalimantan Barat dengan catatan waktu satu jam 16 menit 32 detik.
Bulan mengaku sangat senang dan terharu dengan pencapaian medali emas kedua dari disiplin triathlon putri. Bahkan dirinya mengaku tidak pernah menyangka bisa menyumbangkan dua medali emas bagi Jabar.
"Saya nggak pernah menyangka sih bisa mendapat dua medali emas di PON pertama ini. Saya hanya berusaha memberikan penampilan yang terbaik saja karena ada dorongan semangat dan motivasi tambahan dari para pelatih, rekan-rekan, pengurus, dan keluarga," kata Bulan, Kamis (23/9).
Meski hanya tampil di cabor eksebisi di PON perdananya, Bulan mengaku jika semangat dan antusiasmenya tidak pernah surut.
"Mau di eksebisi PON atau PON sebenarnya, semangat dan pantang menyerah itu harus tetap ada. Tetap harus mengeluarkan penampilan terbaik dan semoga triathlon bisa menjadi olahraga resmi yang dipertandingkan di PON nanti," Bulan menegaskan.
Sementara manajer tim triathlon Jabar, Dika Chrisna mengatakan sangat puas dengan pencapaian tim yang memastikan diri sebagai juara umum dengan torehan tiga medali emas. Harapannya semakin meningkatkan pembinaan dan pengembangan olahraga triathlon di Jabar.
"Kalau soal puas, jelas saya sangat puas dengan raihan atlet dan menjadi juara umum. Tapi kalau dari sisi target medali, sebenarnya kita berharap bisa meraih lebih banyak medali namun salah satu atlet andalan kita justru tidak bisa main karena terkendala faktor nonteknis," kata Dika.
Di balik pencapaian tim triathlon Jabar, kata Dika, masih ada beberapa hal yang akan menjadi evaluasi. Mulai dari persiapan teknis hingga nonteknis.
"Salah satu atlet yang tidak bisa bermain karena faktor nonteknis, itu menjadi salah satu bahan evaluasi, sehingga jangan sampai terulang kembali," tegasnya.
Dika mengungkapkan, hasil yang diraih atlet Jabar di PON kali ini, berkat kerja sama dan dukungan dari semua pihak. (And/KONI Jabar/OL-09)
Sebanyak lebih dari 750 peserta, mulai dari atlet lokal hingga internasional, bersaing dalam tiga disiplin utama multisport: Triathlon, Duathlon, dan Aquathlon.
Alias Praji menjadi bintang dengan membawa pulang dua medali sekaligus, yakni medali emas pada nomor Mixed Duathlon Relay dan medali perak di nomor Men’s Duathlon Relay.
Hingga Jumat (19/12), Indonesia telah mengoleksi total 85 medali emas.
Cabang triathlon melalui nomor duathlon mixed team relay sukses mempersembahkan emas bagi Indonesia.
Tambahan emas pertama datang dari arena triathlon melalui nomor duathlon estafet putri.
CABANG triathlon dan dayung menambah pundi-pundi emas Indonesia pada SEA Games Thailand 2025.
Gempa magnitudo 4,0 mengguncang Kabupaten Tasikmalaya dini hari, Selasa (28/4). BMKG memastikan gempa tak berpotensi tsunami, getaran dirasakan di sejumlah wilayah.
Perindo menempatkan Jawa Barat sebagai prioritas utama dalam konsolidasi menuju Pemilu 2029.
Kebijakan transisi energi di Indonesia selama ini banyak dirancang di level nasional, mulai dari penetapan target bauran energi, skema pensiun dini PLTU, hingga negosiasi pendanaan.
Berdasarkan hasil analisis model cuaca global hingga lokal dan data observasi, BMKG menyimpulkan potensi hujan lebat dan angin kencang dapat terjadi dalam durasi singkat
BMKG keluarkan peringatan dini angin kencang di Jawa Barat dan hujan lebat di 11 wilayah Indonesia untuk 21 April 2026. Cek prakiraan cuaca lengkapnya.
Dinamika atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pembentukan sirkulasi siklonik di wilayah barat dan timur Nusantara, yang memicu pertumbuhan awan hujan signifikan di berbagai wilayah Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved