Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Jerman Alexander Zverev sukses meraih gelar juara Madrid Terbuka keduanya, usai mengalahkan petenis Italia Matteo Berrettini, dengan skor kemenangan 6-7 (8/10), 6-4, dan 6-3, Senin (10/5) dini hari WIB.
Zverev mengenggam trofi ATP Masters 1000 keempatnya setelah mengalahkan sejumlah bintang top 10 dunia berturut-turut dalam perjalanannya menuju babak final.
Di babak perempat final, petenis berusia 24 tahun itu tampil luar biasa untuk menghempaskan unggulan pertama, yang juga wakil tuan rumah, Rafael Nadal. Sedangkan, di babak semifinal, Zverev sukses melibas juara Amerika Serikat (AS) Terbuka 2020 Dominic Thiem.
Baca juga: Krejcikova/Siniakova Juara Ganda Putri Madrid Terbuka
"Sungguh ini luar biasa (memenangkan gelar juara) terutama setelah kalah di tiga pertandingan terakhir yang saya mainkan di ajang Masters 1000. Ini benar-benar istimewa dan saya ingin menikmati kemenangan ini," ucap Zverev dalam wawancara pascapertandingan dikutip dari ATPtour, Senin (10/5)
Melakukan perjalanan yang luar biasa untuk melaju ke babak final, ini adalah perjalanan kedua kalinya bagi petenis Jerman itu untuk membukukan tiga atau lebih kemenangan melawan petenis peringkat 10 besar di satu kejuaraan, setelah yang terakhir terjadi di final ATP pada 2018 lalu.
Kemenangan Zverev ini mengakhiri paceklik gelar Master 1000 selama tiga tahun bagi petenis peringkat 6 dunia itu. Ia bahkan hanya kehilangan satu set dalam perjalanannya merebut Mahkota Madrid Terbuka 2021.
"Gaya permainan (Matteo) sunggih luar biasa, menunjukkan segalanya," kata Zverev. "Saya tidak melawan siapa pun pekan ini yang bisa melakukan servis 235 km/jam di lapangan tanah liat dan servis tendangan 230 km/jam. Jelas ini merupakan pertandingan yang berbeda dan saya sangat senang dapat memenangkannya," tutur Zverev.
Selanjutnya, Zverev akan melakukan perjalanan ke Roma, tempat ia akan bersaing sebagai unggulan keenam di Italia Terbuka. Peraih 15 titel ATP Tour itu telah mencapai dua final di ibu kota Italia itu, dengan satu kemenangan pada 2017 lalu.
"Roma juga merupakan ajang yang saya sukai dan nikmati, jadi saya harap saya bisa tampil dengan cara yang sama seperti yang saya lakukan di sini. Kita akan lihat bagaimana kelanjutannya di sana, yang saya tahu saya merasa luar biasa," ungkap Zverev.
Melenggang ke babak final Madrid Terbuka 2021, Berrettini menjadi finalis ATP Master 1000 dari Italia ketiga sejak seri ATP Master 1000 dimulai pada 1990, bergabung bersama Fabio Fognini pada 2019 di Monte Carlo, dan Jannik Sinner di Miami Terbuka 2021.
Dalam perjalananya menuju babak final, Berrettini sukses menghempaskan petenis Norwegia Casper Ruud di babak semifinal, juga mengalahkan petenis Cile Cristian Garin di babak perempat final. (ATPtour/OL-1)
Ganda putri Indonesia Aldila Sutjiadi/Janice Tjen harus mengakui keunggulan Siegemund/Zvonareva di perempat final Madrid Terbuka setelah duel sengit tiga set.
Anastasia Potapova mencetak sejarah sebagai lucky loser pertama yang menembus perempat final Madrid Terbuka usai menumbangkan Elena Rybakina.
Stefanos Tsitsipas melaju ke babak 16 besar Madrid Open 2026 usai tekuk Daniel Merida. Ia akan menghadapi Casper Ruud dalam perebutan tiket perempat final.
Aryna Sabalenka melaju ke perempat final Madrid Terbuka setelah mengalahkan Naomi Osaka. Sementara itu, Coco Gauff harus tersingkir usai kalah dari Linda Noskova.
Aldila Sutjiadi beberkan kunci kemenangan atas unggulan keenam Madrid Open 2026. Fokus pada strategi dan momentum bersama Janice Tjen.
Jannik Sinner mengalahkan Elmer Moller 6-2 dan 6-3 di Madrid Terbuka 2026, memperpanjang rekor kemenangan beruntun di ATP Masters 1000 menjadi 24 laga.
PETENIS Amerika Serikat, Hailey Baptiste, mengakhiri ambisi Aryna Sabalenka untuk mempertahankan gelar di Madrid Terbuka di babak perempat final, Selasa (28/4).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved